Home / Daerah / Optimalisasi Kartu Tani Antar DIY Sabet Dua Penghargaan Nasional

Optimalisasi Kartu Tani Antar DIY Sabet Dua Penghargaan Nasional

Yogyakarta,REDAKSI17.COM — Keberhasilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam mengoptimalkan Kartu Tani kembali berbuah prestasi di tingkat nasional. DIY meraih Juara I Provinsi Terbaik Program Reward Kartu Tani 2025, sekaligus penghargaan khusus pembukaan rekening Kartu Tani baru terbanyak dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Capaian ini menjadi bukti komitmen kuat DIY dalam mempercepat layanan Kartu Tani serta memastikan akses pupuk bersubsidi yang tepat sasaran bagi petani.

Penghargaan tersebut diserahkan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Aris Eko Nugroho, dalam Rapat Koordinasi dan Penyerahan Reward Program Kartu Tani 2025 bertema “Memupuk Transaksi, Memanen Rezeki” yang digelar di Yogyakarta, Selasa (27/1). Program ini dilaksanakan di 25 provinsi sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pemerintah daerah dan pelaku pertanian dalam mendukung optimalisasi penyaluran pupuk bersubsidi melalui sistem perbankan.

Kepala DPKP DIY, Aris Eko Nugroho, menyampaikan capaian tersebut mencerminkan komitmen kuat DIY dalam mempercepat layanan Kartu Tani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. “Program Kartu Tani mulai diterapkan secara bertahap sejak 2017 sebagai instrumen penyaluran pupuk bersubsidi yang lebih akurat. Di DIY, implementasinya disesuaikan dengan kondisi wilayah serta basis data petani,” ujarnya.

Seiring evaluasi pelaksanaan, Pemerintah Daerah DIY juga memberikan kemudahan penebusan pupuk bersubsidi menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi petani yang telah terdaftar dalam e-RDKK. Kebijakan ini diterapkan sejak 2023 untuk mengantisipasi kendala kartu hilang, rusak, atau belum tercetak.

“Sepanjang 2025, total penebusan pupuk bersubsidi di DIY mencapai 67.195 ton, dengan 51.172 ton atau 76,15 persen ditebus menggunakan Kartu Tani. Angka ini menunjukkan tingginya tingkat pemanfaatan Kartu Tani oleh petani di DIY,” jelas Aris.

Menurut Aris, penggunaan Kartu Tani tidak hanya menjamin ketepatan sasaran penerima pupuk bersubsidi, tetapi juga memperkuat transparansi, mengurangi potensi penyimpangan, serta memudahkan monitoring dan evaluasi. Sistem ini terintegrasi dengan data petani, lahan, dan alokasi pupuk sebagai bagian dari transformasi layanan pertanian berbasis digital.

“Keberhasilan optimalisasi Kartu Tani di DIY merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, PT Pupuk Indonesia (Persero) Holding Company (PIHC) sebagai penyedia pupuk, serta petani. Ke depan, Kartu Tani diharapkan semakin dimanfaatkan secara optimal agar penyaluran pupuk bersubsidi berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Dalam Program Reward Kartu Tani 2025, DIY menempati peringkat pertama kategori Dinas Pertanian Provinsi Terbaik, disusul Jawa Tengah dan Riau. BRI juga memberikan penghargaan khusus kepada DIY dan Sumatera Selatan sebagai provinsi dengan pengajuan pembukaan rekening Kartu Tani baru terbanyak.

Prestasi DIY turut diraih pada kategori Dinas Pertanian Kabupaten Terbaik, dengan Kabupaten Kulon Progo sebagai juara pertama dan Kabupaten Gunungkidul juara kedua. Sementara itu, pada kategori Kelompok Tani Terbaik, Poktan Ngudi Makmur dari Getas, Kapanewon Playen, Gunungkidul, meraih Juara Harapan I. Adapun kategori Kios Layanan Pupuk (KLP) Terbaik diraih oleh Toko Restu, Baran Wetan, Rongkop, Gunungkidul.

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *