Foto: Andi Hidayat/detikcom
Jakarta,REDAKSI17.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) membawa kabar yang mengejutkan. Iman Rachman, sosok yang dipercaya menempati sebagai Direktur Utama BEI, memutuskan untuk menanggalkan jabatannya menyusul runtuhnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dua hari terakhir. Lantas seperti apa sosok Iman?
Iman Rachman resmi menjabat sebagai Direktur Utama BEI melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022. Perjalanan Iman di dunia finansial bukanlah perjalanan singkat. Ia menempati berbagai posisi strategis.
Iman memulai kariernya sebagai Manager di PT Danareksa Sekuritas pada 1998-2003. Iman juga mempunyai pengalaman di pasar hingga dipercaya menjadi Direktur Investment Banking di PT Mandiri Sekuritas selama 13 tahun (2003-2016).
Keahliannya mengelola arus kas membawa Iman menjabat sebagai Direktur Keuangan di Pelindo II (2016-2018) dan berlanjut ke Pelindo III (2018-2019).
Sebelum menjabat di bursa, ia sempat memimpin PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) sebagai Direktur Utama (2019-2020) dan mengemban tugas krusial sebagai Direktur Strategi, Portfolio, dan Pengembangan Usaha di PT Pertamina (Persero) (2020-2022).
Kemampuannya ini didukung oleh latar belakang pendidikan yang mumpuni. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran pada tahun 1995 dan memegang gelar Magister of Business Administration (MBA) Finance dari Leeds University Business School pada tahun 1997.
Iman mengumumkan sendiri pengunduran dirinya hari ini di Gedung BEI. Menurutnya, pengunduran diri ini menjadi tanggung jawabnya terhadap pasar modal.
“Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujarnya.





