Home / Olahraga / Piala Dunia 2026 di TVRI, Upaya Mewujudkan Siaran Inklusif

Piala Dunia 2026 di TVRI, Upaya Mewujudkan Siaran Inklusif

Sleman,REDAKSI17.COM – Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI menegaskan kehadiran negara dalam menyiarkan tayangan olahraga kelas dunia yang inklusif bagi masyarakat. Berita gembira tersebut disampaikan pada  gelaran Kick Off Bola Gembira oleh TVRI Yogyakarta, di Halaman Stadium Maguwoharjo, Maguwoharjo, Sleman pada Minggu (01/02).

Hadir dalam gelaran tersebut, Wakil Walikota Yogyakarta, Wawan Hermawan, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mewakili Kapolda DIY, Kombes Pol Arie Prasetya Syafa’at, perwakilan KONI DIY dan para tamu undangan. Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik, Dr. Sukamto, membacakan sambutan Gubernur DIY menyatakan, kehadiran siaran Piala Dunia 2026 menjadi wujud kehadiran TVRI dalam menciptakan ekosistem siaran yang inklusif dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Momentum ini menegaskan kembali Peran TVRI sebagai lembaga penyaran publik yang menghadirkan siaran hingga menjangkau desa-desa dan pelosok. Sehingga peristiwa warga dunia dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali,” tegasnya.

Sukamto menambahkan, sepakbola merupakan ruang kebersamaan yang memiliki daya untuk menyatukan seluruh lapisan masyarakat. Dalam sepakbola, masyarakat dapat melebur tanpa sekat, rasa persahabatan semakin kuat, serta nilai sportivitas dan karakter unggul ditempa.

“Olahraga bukan hanya kompetisi, tetapi juga pendidikan karakter tentang disiplin, kerjasama, suportivitas, dan ketangguhan menghadapi tantangan. Nilai-nilai inilah yang kita butuhkan dalam membangun masyarakat yang sehat, rukun, dan berdaya,” jelas Sukamto.

Lebih lanjut, Gubernur DIY berpesan, gelaran Kick Off Bola Gembira diharapkan bukan sekedar acara seremonial, melainkan menjadi pemantik semangat kawula muda dalam memperkuat tatanan olahraga di DIY. “Saya berharap kegiatan ini tidak hanya sekedar seremoni, tetapi menjadi penggerak partisipasi generasi muda untuk lebih aktif berolahraga, memperkuat komunitas, serta menumbuhkan optimisme. Dari kegiatan ini, mari kita kirimkan pesan Bahwa Yogyakarta selalu siap menjadi tuan rumah kebahagiaan rakyat,” tutup Sukamto.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Stasiun TVRI Yogyakarta, Akhbar Sahidi menyampaikan, siaran Piala Dunia 2026 merupakan program langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto, dan menjadi simbol kehadiran negara dalam memfasilitasi masyarakat dengan tontonan olahraga berkualitas di tingkat Internasional. “Jadi ini sebagai bentuk hadirnya negara dalam memberikan hiburan yang berkualitas dan inklusif bagi masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Kick Off Piala Dunia 2026 yang digelar serentak di 34 titik di Indonesia oleh TVRI bertujuan memberikan informasi pada masyarakat terkait regulasi dan kebutuhan terkait akses siaran Piala Dunia. Menurutnya, empat bulan menjelang pelaksanaan, keterbatasan informasi akan persyaratan akses siaran berpotensi menghambat bahkan menutup akses masyarakat terhadap siaran Piala Dunia 2026.

Lebih lanjut, Sahidi menegaskan, untuk dapat mengakses siaran tersebut, masyarakat diwajibkan menggunakan antena UHF, bukan antena parabola. “Oleh karena itu, Bapak Ibu harus mempersiapkan perangkatnya, jika nanti ada kesulitan kami bisa membantu. Silahkan hubungi kami melalui hotline kami supaya kami bisa memberikan arahan dan bisa memberikan informasi untuk bisa memasang antena UHF”, tuturnya.

Dalam rangka memeriahkan euforia penyelenggaraan Piala Dunia 2026, TVRI Yogyakarta berencana menggelar nonton bersama (nobar) di area Kantor TVRI Yogyakarta. “Sehingga nanti masyarakat yang tidak mau nonton sendiri di rumah, boleh datang ke TVRI untuk sama-sama kita nobar di halaman TVRI,” ungkap Sahidi.

Kick off bola gembira Piala Dunia 2026 dimeriahkan dengan puluhan warga yang mengikuti senam sehat sentoas, penampilan dari Colour Guard, dan djtutup dengan pembagian doorprize.

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *