Jakarta,REDAKSI17.COM – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD), Herman Khaeron, menanggapi santai isu reshuffle kabinet yang disebut-sebut akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Isu ini muncul setelah Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dipindahkan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Herman menegaskan tidak khawatir dengan kemungkinan kocok ulang kabinet karena menteri-menteri dari Partai Demokrat dinilai bekerja dengan baik dan sesuai target Presiden Prabowo.
“Kami tidak khawatir karena menteri-menteri dari Partai Demokrat selama ini bekerja dengan sangat baik sesuai target Presiden Prabowo,” ujar Herman, dikutip.
Politikus yang juga anggota Komisi VI DPR ini menambahkan, reshuffle merupakan hak prerogatif presiden, dan Demokrat mendukung penuh keputusan apapun dari Prabowo.
Herman juga menekankan bahwa Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), selalu mengingatkan para menteri untuk bekerja keras dan profesional sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Saat ini, Partai Demokrat menempatkan lima menteri di Kabinet Merah Putih, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan), Iftitah Suryanegara (Menteri Transmigrasi), Teuku Riefky Harsya (Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif), Dody Hanggodo (Menteri Pekerjaan Umum), dan Ossy Dermawan (Wamen ATR).
“Ketua Majelis Tinggi kami Pak SBY, selalu mengingatkan para menteri dan wamen untuk bekerja dengan baik, urusan reshuffle itu urusan presiden,” kata Herman.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno membantah kabar yang menyebut dirinya mundur dari Kabinet Merah Putih. Isu yang menyebut posisinya digantikan Sugiono, Menteri Luar Negeri, ditepis langsung oleh Pratikno.
“Enggak, enggak,” ujar Pratikno singkat.





