Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, menghadiri pengajian rutin selapanan ruwahan menjelang bulan suci Ramadan yang digelar di Masjid Ar-Rozaq, Padukuhan Salam 2, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo, Rabu (4/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Joko Parwoto menegaskan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
“Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kualitas manusia, yaitu iman yang kokoh, akhlak yang lurus, serta solidaritas sosial yang kuat,” ujar Joko Parwoto dalam sambutannya.
Menurutnya, masjid dan majelis pengajian memiliki fungsi penting sebagai pusat pembinaan spiritual sekaligus penguatan ketahanan sosial masyarakat.
“Dari majelis pengajian inilah nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan gotong royong tumbuh serta diwariskan lintas generasi. Nilai-nilai ini selaras dengan arah pembangunan Gunungkidul yang religius dan berkeadaban,” katanya.
Joko Parwoto juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menjadikan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai rujukan etis dalam perumusan kebijakan publik. Ia menekankan prinsip tawassuth, tasamuh, tawazun, dan ta’adul sebagai landasan dalam menjaga keseimbangan pembangunan serta memperkuat kerukunan sosial masyarakat.
“Nilai-nilai tersebut kami ikhtiarkan agar kebijakan daerah senantiasa berpihak pada kemaslahatan umat, menjaga persatuan, dan mengokohkan Gunungkidul sebagai daerah yang rukun dan berdaya,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan pemerintah daerah terus mendorong sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk dalam upaya penguatan ketahanan sosial dan pengentasan kemiskinan di tingkat desa.
Menjelang bulan Ramadan, Joko Parwoto mengajak masyarakat menjadikan tradisi ruwahan sebagai momentum introspeksi diri.
“Ruwahan menjadi ruang muhasabah bagi kita semua, untuk eling lan waspada, menata niat, membersihkan hati, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul meyakini masyarakat yang religius dan rukun akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kemajuan daerah.
“Dengan semangat kebersamaan, insyaAllah Gunungkidul dapat tumbuh menjadi daerah yang makmur, berkeadilan, serta memiliki jati diri yang kuat,” pungkasnya.
Setelah sambutan Wakil Bupati, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian yang disampaikan oleh Ustaz Sugeng Wibowo. Pengajian tersebut diikuti masyarakat setempat sebagai bagian dari persiapan spiritual menyambut bulan suci Ramadan.


