KEPULAUAN MENTAWAI,REDAKSI17.COM – Keterbatasan ekonomi masih menjadi alasan utama banyak warga di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat bertahan di rumah yang jauh dari kata layak. Kondisi ini bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kualitas hidup sehari-hari.
Upaya menjawab persoalan tersebut diwujudkan melalui Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) yang menyasar warga berpenghasilan rendah di Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara. Program ini didanai melalui Dana Insentif Fiskal (DIF) Bidang Perumahan Tahun 2025, yang dialokasikan melalui Dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kepulauan Mentawai James Sibarani.
Sebanyak lima unit rumah dibangun dan diserahkan kepada warga. Lokasinya tersebar di Dusun Turonia Km 5 (tiga unit), Dusun Tuapejat Km 0 (satu unit), serta Dusun Karoniet Km 2 (satu unit).
“Bantuan rumah ini merupakan aspirasi masyarakat yang kami tindaklanjuti melalui dana Pokir, khususnya bagi warga yang benar-benar membutuhkan,” ungkap James Sibarani, Selasa (3/2/2026).
Pembangunan rumah dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan nilai anggaran masing-masing unit sebesar Rp45 juta. Seluruh bangunan menggunakan konstruksi kayu yang disesuaikan dengan kondisi geografis KepulauanMentawai.
Menurut James, bantuan rumah menjadi salah satu fokus karena kebutuhan akan hunian layak masih menjadi persoalan mendasar bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Intinya, bantuan ini bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga memiliki rumah layak huni,” kata Ketua DPD Partai Perindo Kepulauan Mentawai ini.
James menambahkan, penyaluran bantuan melalui dana Pokir merupakan bagian dari peran wakil rakyat dalam menjemput dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Tak hanya di sektor perumahan, tetapi juga kebutuhan dasar lainnya.
“Ini merupakan komitmen kita sebagai wakil rakyat dalam mewujudkan aspirasi masyarakat,” tegas legislator yang duduk di Komisi II DPRD Kepulauan Mentawai ini.
Salah satu penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas program tersebut. “Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Dinas Perumahan dan kepada Bapak Dewan James Sibarani atas bantuan rumah yang sangat bermanfaat bagi kami,” tuturnya.
Dengan adanya program tersebut, warga berharap kualitas hidup mereka dapat meningkat, sekaligus menjadi langkah awal untuk mengurangi persoalan rumah tidak layak huni di wilayah Kepulauan Mentawai.





