Home / Daerah / Menjelang Ramadan, Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan DIY Terjamin

Menjelang Ramadan, Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan DIY Terjamin

Yogyakarta,REDAKSI17.COM– Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Ramadan dan IdulFitri 2026, Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan melakukan pemantauan lapangan di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Kamis (05/02) dalam rangka memastikan ketersediaan stok serta kestabilan harga komoditas pangan prioritas. Pemantauan tersebut menunjukkan bahwa harga komoditas prioritas menjelang hari besar keagamaan masih berada dalam kisaran normal serta sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP).

Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis, SP, M.Si menyampaikan, dari 14 komoditas yang menjadi fokus pemantauan, seluruhnya masih mengacu pada ketentuan harga yang berlaku.
“Alhamdulillah dari pantauan terhadap 14 komoditas, secara keseluruhan masih sesuai dengan ketentuan HET dan HAP. Kami berharap para pedagang dapat terus menjaga stabilitas harga di Provinsi DIY,” ujarnya.

Pemantauan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memastikan ketersediaan stok pangan sekaligus menjamin masyarakat memperoleh bahan pokok sesuai harga yang telah ditetapkan. Nita pun mengimbau masyarakat DIY agar tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Selain itu, Gerakan Pangan Murah yang akan digelar menjelang hingga selama Ramadan menjadi langkah pendukung dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bagi masyarakat.

“Jadi nanti masyarakat Provinsi DIY tidak usah khawatir karena ada juga gerakan pangan murah yang dilakukan jelang dan sampai dengan bulan Ramadan. Ada sekitar tujuh kali yang dilakukan oleh Dinas Provinsi dan ada juga yang dilakukan oleh Bulog bersama dengan Pemerintah,” jelasnya.

Ketua Pelaksana Satgas Saber DIY, Kombes Pol Kayuswan Tri Panungko menambahkan, pemantauan ini dilakukan untuk memastikan harga bahan pokok tidak melebihi HET dan HAP. Selain itu, pemantauan juga difokuskan pada pemberian edukasi guna pencegahan praktik curang seperti monopoli harga dan penimbunan komoditas.

“Sehingga kita memberikan peringatan pada para spekulan ya pasti beberapa produsen maupun distributor agar tidak memainkan harga maupun melakukan penimbunan terhadap komoditas-komoditas pangan yang menjadi prioritas bagi kebutuhan di tengah-tengah masyarakat kita,” tegasnya.

Ia menegaskan, Satgas Saber DIY bertanggung jawab menjaga kondusivitas akan ketersediaan dan harga pangan di pasaran. Jika ditemukan pelanggaran seperti permainan harga atau penimbunan, pelaku akan dikenai sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Kami akan melakukan tindakan hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku apabila ditemukan hal-hal seperti itu di tingkat baik produsen maupun distributor sampai seterusnya,” ungkap Tri Panungko.

Sementara itu, Kepala Kanwil Perum BULOG Yogyakarta, Dedi Aprilyadi menyampaikan, stok beras di DIY dalam kondisi sangat aman. Saat ini BULOG menguasai sekitar 39.000 ton beras, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri dipastikan tercukupi.

“Untuk beras, kondisinya sangat aman. Stok yang kami kuasai saat ini mencapai 39.000 ton, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” imbuhnya.

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *