SLEMAN,REDAKSI17.COM – Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, yang juga merupakan alumni UPN Veteran Yogyakarta, menjadi narasumber dalam Pelatihan Entrepreneurship Ikatan Alumni (IA) UPN Veteran Yogyakarta bertema “Level Up Bisnis di Marketplace”. Kegiatan ini berlagsung di J-Walk Mall Yogyakarta, Kamis (5/2).
Dalam sambutannya, Wawan menekankan bahwa upaya level up atau scale up bisnis saat ini harus berfokus pada digitalisasi guna meningkatkan efisiensi, inovasi, serta profit atau manfaat usaha.
Menurutnya, pelaku usaha perlu menerapkan strategi 3Go, yakni Go Modern, Go Digital, dan Go Online, agar bisnis dikelola secara lebih profesional, mampu memanfaatkan teknologi, serta memperluas jangkauan pasar melalui platform digital. “Digitalisasi bukan sekadar pilihan, tapi kebutuhan. UMKM harus siap naik kelas dengan manajemen yang rapi, pemasaran yang kuat, dan pemanfaatan marketplace secara cerdas,” jelas Wawan.
Ia juga menyoroti pentingnya capacity building yang sistematis, berbasis riset tren pasar, penguatan internal dan eksternal UMKM, serta strategi pemasaran yang komprehensif. Para peserta didorong untuk mengadopsi prinsip-prinsip dasar kewirausahaan seperti disiplin pembukuan, manajemen kas yang sehat, branding yang kuat, standar pengemasan, serta keberanian bereksperimen di pasar digital.
Kepada mahasiswa dan entrepreneur muda, Wawan berpesan agar pelatihan ini dimanfaatkan sebagai titik lompatan, bukan sekedar menambah wawasan. “Gunakan marketplace bukan hanya untuk menjual produk, tetapi untuk membangun cerita merek, pengalaman pelanggan, dan ekosistem mitra. Jadilah pelaku usaha yang produktif, beretika, berdaya saing global, namun tetap berakar pada identitas budaya Yogyakarta,” pesannya.
Dalam sesi berbagi pengalaman, Wawan yang berlatar belakang pengusaha mengungkapkan, modal utama wirausaha bukanlah uang, melainkan mental yang kuat dan kesiapan menghadapi risiko. Ia mengingatkan agar pelaku usaha, khususnya pemula dan pensiunan, tidak menempatkan seluruh modal dalam satu usaha, serta berani belajar dari kegagalan sebagai bagian dari proses.
“Kami juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam kegiatan ini, termasuk Rumah BUMN dan Kampus UMKM Shopee Jogja, yang dinilai penting untuk membuka akses wirausaha muda terhadap jaringan nasional, inkubasi bisnis, serta peluang kemitraan yang lebih luas,” imbuhnya.
Sementara itu, Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si, menyampaikan, pihak kampus menyambut baik pelatihan ini sebagai bagian dari upaya mencetak wirausahawan tangguh. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap kegiatan pelatihan, baik dalam menciptakan wirausaha baru, meningkatkan omzet, maupun memperluas penyerapan tenaga kerja.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong kewirausahaan. Kami berharap kegiatan seperti ini terintegrasi dengan kurikulum dan mampu memberi dampak nyata bagi peserta,” ujarnya.
Ia berharap, pelatihan ini menjadi wujud kolaborasi antara Ikatan Alumni UPN Veteran Yogyakarta, dunia usaha, dan platform digital, dalam mendorong UMKM dan wirausaha muda untuk naik kelas dan berdaya saing di era ekonomi digital.



