Jakarta,REDAKSI17.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada pembukaan perdagangan hari ini usai Moody’s Investors Service (Moody’s) menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif. IHSG berada di zona merah pada level 7.900-an.
Berdasarkan data RTI, Jumat (6/2/2026), pukul 09.05 WIB IHSG berada di level 7.930 atau melemah 173 poin (2,14%). Posisi itu semakin melemah usai pembukaan pada level 7.945.
IHSG bergerak pada rentang terendah 7.888 hingga tertinggi 7.945. Nilai transaksi indeks pada perdagangan pagi ini mencapai Rp 2,33 triliun dengan melibatkan 5,06 miliar lembar saham yang diperdagangkan 254.532 kali.
Dari jumlah transaksi itu, sebanyak 63 saham menguat, 543 saham melemah, dan 82 saham stagnan. Selain melemah secara harian, IHSG melemah 5% secara mingguan dan melemah 11,34% secara bulanan.
IHSG juga melemah 3,07% secara tiga bulanan, meski menguat 4,81% secara enam bulanan dan menguat 10,47% secara tahunan.
Sebelumnya, lembaga pemeringkat internasional Moody’s menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif. Meski demikian, peringkat utang jangka panjang tetap pada level Baa2.
Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang stabil dan solid, serta didukung oleh kekuatan struktural termasuk sumber daya alam dan demografi yang menguntungkan yang menopang prospek pertumbuhan jangka menengah. Sementara itu, revisi outlook dipengaruhi oleh pandangan Moody’s akan risiko dari penurunan kepastian kebijakan, yang apabila berlanjut dapat berimplikasi terhadap kinerja perekonomian.





