Home / Politik / Singgung Kisah Burung Ababil, PPP Sebut Partai Ka’bah akan Tumbangkan Partai Gajah di Pemilu 2029

Singgung Kisah Burung Ababil, PPP Sebut Partai Ka’bah akan Tumbangkan Partai Gajah di Pemilu 2029

Dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) IX DPW PPP Jawa Tengah mengatakan mereka siap mengalahkan partai gajah di Pemilu 2029.

Semarang,REDAKSI17.COM – Kabar beredar menyebutkan bahwa Pemilu 2029 akan diikuti partai berlambang gajah. Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Musyawarah Wilayah (Muswil) IX DPW PPP Jawa Tengah, Yusuf Cahyono, menilai partai baru itu berpeluang tumbang saat berhadapan dengan Partai Ka’bah

“Gajah itu pernah digunakan oleh Raja Abraham untuk menyerang Kabah. Sehingga 2029, insya Allah yang akan mengantarkan partai gajah itu tumbang adalah partai Ka’bah,” kata sapaan akrab Gus Yusuf yang disambut teriakan kader disertai pekikan takbir dalam Muswil IX Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah (Jateng), Semarang, Sabtu (7/2)

Dia mengingatkan kembali tentang tema yang diusung dalam Muswil IX DPW PPP Jateng, yakni “Semangat Kebersamaan, Kekompakan, Bersatu Menuju Pemilu 2029”. Ia menekankan PPP membutuhkan kekompakan untuk berkontestasi pada pemilu 2029.

Burung Ababil

“Khususnya para elite-elite Partai Persatuan Pembangunan untuk bisa menjunjung tinggi kebersamaan dan kekompakan, sehingga kita akan bisa mengalahkan gajah, seperti halnya burung ababil yang diutus oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketum PPP Muhamad Mardiono mengatakan, partainya sudah lebih dulu mempunyai segmen pemilih sendiri. Terbentuknya partai PPP sudah sejak lama bahkan sering mengikuti konstestasi pemilu sejak lama.

“PPP ini kan memiliki segmen yang berbeda dan infrastruktur PPP itu sudah sudah terbentuk, beberapa kali mengikuti pemilu. Saya tidak khawatir dengan partai gajah akan menjadi pesaing,” kata Mardiono.

PPP akan tetap memperhitungkan setiap partai yang berkontestasi dalam pemilu 2029.

“Semua lawan itu harus kita hitung beratnya seberapa, itulah dalam filosofi perang. Politik juga perang, karena merebutkan sesuatu,” pungkas Mardiono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *