Home / Daerah / Joko Pitoyo Terpilih Pimpin Kadin Gunungkidul: Fokus pada Industrialisasi dan Menjaga Identitas Yogyakarta

Joko Pitoyo Terpilih Pimpin Kadin Gunungkidul: Fokus pada Industrialisasi dan Menjaga Identitas Yogyakarta

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Gunungkidul menetapkan kembali Joko Pitoyo sebagai Ketua Kadin Gunungkidul masa bakti 2026–2031.

 

Berlangsung di Bangsal Sewokoprojo, Senin, (9/2/2026) acara yang dihadiri oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, dan Ketua Umum Kadin Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi ini, menekankan sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

 

Dalam sambutannya, Joko Pitoyo menyatakan komitmennya untuk mempercepat proses industrialisasi di wilayah utara Gunungkidul, mengingat kondisi geografis sangat potensial bagi sektor industri.

 

“Kehadiran beberapa perusahaan besar, seperti PT Wonel, telah memberikan dampak positif pada penyerapan tenaga kerja lokal dan Kadin berencana untuk terus menarik investasi padat karya guna mengurangi pengangguran di wilayah tersebut.” ujar Joko Pitoyo.

 

Sementara itu Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan peran strategis Kadin sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan roda perekonomian dan menciptakan iklim investasi yang sehat.

 

“Dan Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah daerah berkomitmen memberikan kemudahan dalam proses perizinan yang transparan, cepat, dan mudah, asalkan sesuai dengan regulasi yang berlaku.” kata Bupati Endah.

 

Bupati juga menyoroti pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata yang telah menembus angka lebih dari Rp8 miliar hanya dari retribusi tiket. Ke depan, pemerintah berencana meningkatkan infrastruktur jalan pada tahun 2026 untuk mendukung akses pabrik-pabrik ekspor, seperti industri sarung tangan yang telah menyerap hampir 1.900 tenaga kerja lokal.

 

Ketua Umum Kadin DIY, GKR Mangkubumi, memberikan pesan khusus kepada pengurus baru untuk menjaga identitas daerah dalam melakukan pembangunan. GKR Mangkubumi menekankan bahwa meskipun investasi mengalir deras, pembangunan di Gunungkidul harus tetap selaras dengan visi misi daerah dan tidak sekadar meniru konsep daerah lain seperti Bali.

 

“Banyak investor menyampaikan bahwa pembangunan di Gunungkidul mau dibuat seperti Bali. Saya selalu menyampaikan, kita adalah Jogja, bukan Bali,” tegas GKR Mangkubumi.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan tata ruang, seperti sepadan pantai, serta memilih industri yang ramah lingkungan dan tidak merusak alam.

 

*Penguatan Sektor Pertanian dan Perikanan*

Selain industri dan pariwisata, potensi sektor pertanian dan perikanan tetap menjadi perhatian utama. Gunungkidul saat ini masih menjadi penyangga pangan bagi DIY melalui produksi padi di wilayah semin dan sekitarnya. Bupati juga berharap adanya dukungan lebih lanjut melalui Dana Keistimewaan (Danais) untuk memperkuat UMKM, kesehatan warga, dan kualitas pendidikan di Gunungkidul.

 

Pengurus Kadin yang baru diharapkan dapat segera terbentuk paling lambat tanggal 13 agar pelantikan serentak tingkat kabupaten/kota dapat dilaksanakan pada tanggal 14. Dengan kabinet yang berkualitas dan memiliki daya diplomasi yang handal, Kadin diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu menciptakan peluang kerja dan memperkuat pelaku usaha lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *