Home / Daerah / Wakil Bupati Sleman Membuka TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026

Wakil Bupati Sleman Membuka TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026

Sleman,REDAKSI17.COM – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Kodim 0732/Sleman kembali dibuka. Upacara pembukaan kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, Selasa (10/2/2026) bertempat di Lapangan Kalurahan Sumberadi, Mlati.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka membantu akselerasi pembangunan di daerah khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan kegiatan ini adalah wujud nyata dari kolaborasi dan sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah, terutama di wilayah pedesaan.

“Melalui kegiatan TMMD ini kita berupaya untuk meningkatkan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Danang juga berharap program TMMD dapat berkesinambungan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Ia menilai program TMMD tidak sekedar pembangunan fisik dan non-fisik, tetapi juga juga bertujuan untuk membangun karakter masyarakat yang tangguh, mandiri, bergotong royong, memiliki semangat kebersamaan, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, serta sebagai perwujudan kemanunggalan TNI bersama rakyat dan Pemerintah Kabupaten Sleman pada era kekinian saat ini.

Sementara Dandim 0732/Sleman, Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho menyebut program TMMD ini dilaksanakan di Dusun Konteng, Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, dengan sasaran fisik berupa pembuatan talud jalan, pembuatan corblok jalan, pembuatan bronjong, perbaikan jembatan penghubung Dusun Konteng dan Jumeneng Lor, serta rehab rumah tidak layak huni.

Selain itu, Ia menjelaskan bahwa dalam TMMD ini juga dilaksanakan kegiatan non fisik untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat berupa penyuluhan tentang wawasan kebangsaan dan bela negara, kamtibmas, narkoba, judol, pinjol, kejahatan anak di jalan dan penyuluhan pencegahan stuntin,g dengan meningkatkan peran posyandu dan posbindu untuk pencegahan penyakit tidak menular.

“Kegiatan TMMD ini intinya adalah membantu pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur serta Kemanunggalan TNI Rakyat, dengan memelihara budaya gotong royong dan meningkatkan pengetahuan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *