Setelah membahas etimologi kata “optotipe”, artikel ini membahas beberapa tugas di zaman kuno yang membutuhkan ketajaman visual (VA) yang baik. Sekitar 300 SM, Euklides merumuskan keberadaan kerucut visual dengan sudut visual minimal di ujungnya.
Percobaan untuk menguji VA muncul pada tahun 1754 M. Sekitar waktu itu, teks diperkenalkan oleh ahli optik agar dapat meresepkan dengan lebih andal. Pada awal abad ke-19, kebutuhan akan tes VA dalam oftalmologi menghasilkan bagan tes Jerman dan Inggris. Banyak varian muncul setelah edisi pertama optotipe Snellen pada tahun 1862 di Belanda.
Namun, 100 tahun kemudian masih belum ada optotipe standar untuk menguji VA secara andal. Pendekatan multidisiplin antara oftalmologi, linguistik, psikologi, dan psikofisika meningkatkan optotipe dan pengujian VA, yang mengarah pada bagan LogMAR yang lebih andal Kemajuan terkini dalam alat bantu dan terapi untuk tunanetra dan penyandang disabilitas visual berat, menuntut pengembangan lebih lanjut dari tes ketajaman visual (VA) yang baru dan terstandarisasi.
Kami penyedia alat kesehatan dan laboratorium,info lanjut hub 087849378899





