MANTRIJERON,REDAKSI17.COM – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo didampingi Komandan Kodim 0734 Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono melaunching Gerakan Jogja Cling yang berlangsung di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTHY) Yogyakarta, Jumat (13/2). Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan kerja bakti serentak di 14 titik lokasi yang tersebar di 14 Kemantren di Kota Yogyakarta.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodim 0734 Kota Yogyakarta atas konsistensinya dalam melaksanakan Gerakan Jogja Cling yang telah dimulai sejak tahun 2025 dan terus berlanjut hingga tahun ini.
Menurutnya, keberlanjutan program ini menunjukkan bahwa Jogja Cling bukan kegiatan sesaat, melainkan gerakan bersama yang terencana, berkesinambungan, dan berdampak nyata bagi kebersihan serta kualitas lingkungan Kota Yogyakarta.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo didampingi Komandan Kodim 0734 Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono melaunching Gerakan Jogja Cling yang berlangsung di PASTHY Yogyakarta, Jumat (13/2).

Hasto mengungkapkan, sejak 2025 keterlibatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut “nyengkuyung” atau mendukung kegiatan bersih-bersih lingkungan yang berawal dari penanganan persoalan sampah. “Saya kira itu bentuk kegotongroyongan dari teman-teman Forkopimda terhadap kebersihan di Kota Jogja. Diawali dari sampah sebetulnya,” katanya.
Ia berharap, Gerakan Jogja Cling tidak bersifat musiman atau hanya menyasar titik-titik tertentu. Ia menginginkan gerakan ini menjangkau seluruh wilayah Kota Yogyakarta.

Kegiatan usai Launching Jogja Cling. peserta undangan melanjutkan bersih-bersih di area lokasi PASTHY.

“Saya selalu sampaikan jangan ada sampah dan jangan ada rumput liar. Sampah, rumput liar, itu kita bersihkan secara rutin di 14 titik. Semua turun. Saya kira ini korve yang bisa menyelesaikan masalah,” tegasnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0734 Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono, menyampaikan bahwa pelaksanaan Jogja Cling sepanjang 2025 telah memberikan dampak positif bagi Kota Yogyakarta, terutama dalam membangun mentalitas dan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan.
Menurutnya, pada 2026 kegiatan Jogja Cling akan dilaksanakan sepanjang tahun, dimulai Maret hingga Desember. Program ini juga akan memprioritaskan penataan dan pembersihan trotoar agar kembali menjadi hak pejalan kaki.

“Sebagaimana sudah menjadi prioritas Pak Wali, tahun 2026 kita ingin menyentuh sisi trotoar yang akan kita kembalikan menjadi hak pejalan kaki, termasuk membersihkannya dari sampah non-organik maupun rumput liar yang tidak pada tempatnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan Jogja Cling akan dilaksanakan setiap minggu dengan menyasar 14 titik secara bergantian. Kodim 0734 Kota Yogyakarta juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, untuk menentukan lokasi-lokasi yang akan dikerjakan sebagai lokasi sasaran Jogja Cling setiap minggunya.