
Jakarta,REDAKSI17.COM – Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, meminta pemerintah meningkatkan pengamanan bandara perintis, khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Permintaan ini disampaikan menyusul insiden penembakan terhadap dua pilot maskapai PT Smart Cakrawala Aviation (Smart Air) oleh kelompok bersenjata di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, beberapa hari lalu.
Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan bahwa konektivitas udara merupakan urat nadi kehidupan masyarakat di wilayah terluar. Karena itu, keselamatan pilot dan kru penerbangan adalah harga mati yang wajib dijamin negara.
“Kami meminta pemerintah menjamin keamanan bandara perintis agar distribusi logistik dan pergerakan masyarakat di daerah 3T tidak terhenti akibat teror,” ujar Danang di Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Ia juga mendorong respons cepat untuk memulihkan situasi keamanan pasca-insiden. Anggota DPR RI Dapil Jateng III tersebut mengingatkan, ancaman keamanan yang berlarut-larut berpotensi membuat maskapai enggan beroperasi. Dampaknya, masyarakat di daerah pedalaman bisa semakin terisolasi, sementara harga kebutuhan pokok melonjak akibat terganggunya pasokan.
“Karena itu, kami meminta penempatan personel keamanan yang memadai di objek vital transportasi udara perintis. Kami berkomitmen memperjuangkan perlindungan bagi para pahlawan transportasi yang bertaruh nyawa demi merajut konektivitas Nusantara,” tegasnya.
Kabar terbaru, PT Smart Cakrawala Aviation menghentikan sementara penerbangan ke wilayah rawan di Papua setelah insiden penembakan pesawat PK-SNR yang menewaskan dua pilotnya.
Direktur Utama PT Smart Cakrawala Aviation, Pongky Majaya, menilai peristiwa tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia. Demi alasan keamanan dan mengikuti himbauan aparat, perusahaan memutuskan menghentikan sementara seluruh penerbangan ke bandara-bandara yang pengamanannya dinilai belum memadai.
“Demi keamanan dan sesuai himbauan aparat, kami sementara menghentikan seluruh penerbangan ke daerah yang penjagaan bandaranya belum memadai. Kami hentikan dulu untuk sementara,” ujar Pongky.


