Presiden Prabowo Subianto (kiri) saat menyapa mahasiswa dan diaspora RI di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa 17 Februari 2026 waktu setempat. (Antara/Hafidz Mubarak)
Washington DC,REDAKSI17.COM – Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri menyapa dan menyalami diaspora serta mahasiswa Indonesia yang menyambut kedatangannya di Washington DC, Amerika Serikat (AS), Selasa (17/2/2026) siang waktu setempat.
Setibanya di hotel tempatnya bermalam, Presiden Prabowo disambut hangat oleh puluhan warga negara Indonesia (WNI) yang telah menunggu di area lobi. Seorang anak perempuan yang mengenakan pakaian tradisional Indonesia menyerahkan buket bunga sebagai tanda selamat datang.
Di sepanjang area lobi hingga menuju lift, diaspora dan mahasiswa Indonesia, bersama staf serta pejabat KBRI Washington DC beserta keluarga, menyambut presiden dengan ucapan, “Selamat datang di Washington DC Bapak Presiden”.
Sejumlah mahasiswa tampak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah serta atasan batik. Mereka juga membawa bendera merah putih berukuran kecil yang dikibarkan saat Presiden Prabowo berjalan menyusuri lobi hotel.
Presiden Prabowo menyalami satu per satu diaspora dan mahasiswa yang hadir seraya menyampaikan apresiasi.
“Terima kasih ya, terima kasih,” ucap Presiden Prabowo, dikutip dari Antara.
Selepas itu, presiden kembali menghampiri sejumlah mahasiswa dan mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan. Ia juga menyempatkan diri menyalami beberapa perwira TNI yang tengah menempuh pendidikan di Amerika Serikat.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam momen tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Keduanya juga menyapa dan menyalami diaspora serta mahasiswa Indonesia yang hadir.
Presiden Prabowo tiba di Washington DC setelah pesawat Garuda Indonesia PK-GIF yang membawa rombongan terbatas mendarat di Pangkalan Militer Joint Base Andrews, Prince George’s County, Maryland, sekitar pukul 12.00 waktu setempat.
Kedatangan presiden di Joint Base Andrews disambut Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan KBRI Washington DC Marsekal Pertama TNI E Wisoko Aribowo, serta Komandan Grup Pemeliharaan Pesawat VVIP/VIP Angkatan Udara AS di Joint Base Andrews Kolonel Gary Charland.
Dalam penerbangan dari Jakarta, presiden didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Luar Negeri Sugiono yang telah lebih dahulu berada di AS turut mendampingi rangkaian kunjungan resmi tersebut.
Selama berada di Amerika Serikat, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri tiga agenda utama. Pertama, pertemuan dengan kelompok pebisnis Amerika Serikat pada Rabu (18/2/2026). Kedua, menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza pada Kamis (19/2/2026).
Ketiga, pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, termasuk rencana penandatanganan perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART) yang negosiasinya telah berlangsung sejak 2025.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Washington DC ini menjadi sorotan karena berkaitan dengan penguatan kerja sama ekonomi Indonesia-AS serta dinamika geopolitik global.



