Jakarta,REDAKSI17.COM – Ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), AKBP Syarif Fitriansyah, memastikan tak ada batasan pengunjung ke rumah pribadi Jokowi usai viral ‘Tembok Ratapan Solo’. Syarif mengimbau agar masyarakat tidak memerlakukan rumah Jokowi seperti Tembok Ratapan.
“Tidak ada (pembatasan), tetap seperti biasa saja,” ujar Syarif dilansir detikJateng, Senin (16/2/2026).
Syarif mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi meratap di pintu gerbang kediaman pribadi Jokowi. Syarif menyebut masih ada beberapa pengunjung yang mencoba melakukan aksi serupa hingga hari ini.
Fenomena ini mencuat setelah kediaman Jokowi di Jalan Kutai Utara No. 1 ditandai sebagai ‘Tembok Ratapan Solo’ di Google Maps. Aksi ini semakin viral setelah beredar video seorang pemuda yang meratap di depan gerbang rumah tersebut.
“Ya ada saja (yang meratap), kita imbau supaya tidak melakukan hal serupa,” ujarnya.
Syarif menegaskan bahwa lokasi tersebut merupakan hunian pribadi, bukan tempat wisata religi atau monumen seperti yang dituliskan di platform digital. “Karena di sini merupakan kediaman Bapak Joko Widodo dan Ibu Iriana, bukan Tembok Ratapan Solo,” tegas Syarif.





