Jakarta,REDAKSI17.COM – Kunjungan Wakil Presiden atau Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka ke Masjid Al-Falaah Manggarai menjadi momentum untuk menegaskan komitmen pemerintah dalam merespons langsung keluhan masyarakat melalui program Lapor Mas Wapres (LMW).
Sejak diluncurkan, kanal pengaduan ini telah menerima puluhan ribu laporan dengan mayoritas disampaikan secara digital.
Melalui pengembangan LMW 2.0 dan integrasi dengan SP4N LAPOR!, pemerintah berupaya memastikan setiap aspirasi rakyat ditindaklanjuti secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran sebagai bagian dari dukungan terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto.
Wapres mengungkap sejumlah aduan yang diselesaikan oleh layanan pengaduan Lapor Mas Wapres (LMW) yang ada di Kantor Wapres, Jalan Kebon Sirih, Jakarta.
Hal ini diungkap Gibran usai melaksanakan shalat Tarawih berjemaah pada malam kedua bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Al-Falaah Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (19/2/2026) malam.
Menurut Gibran, beberapa aduan tersebut di antaranya penebusan ijazah hingga warga yang tidak bisa bayar uang SPP.
“Jadi warga biasanya ke kantor kami, mengeluh masalah apa pun, (seperti) tebus ijazah, uang SPP-nya tidak bisa membayar, itu bisa diselesaikan di kantor kami, di Kebon Sirih,” ungkap Gibran dikutip dari keterangan tertulis.
Wapres Gibran juga menginformasikan bahwa layanan pengaduan di Kantor itu beroperasi setiap hari Senin hingga Jumat.
Dalam kunjungannya ke Masjid Al-Falaah Manggarai, Gibran turut mendengarkan ceramah, serta melaksanakan shalat Tarawih dan Witir yang berlangsung khidmat.
Rangkaian ibadah diawali dengan shalat Isya berjemaah yang diimami oleh Ustaz Zahrul Bayumi.
Kehadiran Wapres Gibran juga disambut hangat oleh segenap pengurus yayasan dan perguruan Al-Falaah, tokoh agama, serta masyarakat sekitar yang telah memadati area masjid.
Selepas shalat, ia juga sempat menyapa para jemaah dan menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo untuk masyarakat Manggarai.
“Salam hangat Bapak Ibu dari Bapak Presiden Prabowo. Saat ini beliau sedang bertugas di luar negeri. Kita doakan, semoga beliau sehat, panjang umur, dan diberikan kelancaran dalam menjalankan tugasnya,” ungkapnya.
Selain itu, Wapres juga bersilaturahmi dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi secara langsung.
“Malam ini, untuk shalat Isya dan Tarawih, saya sengaja mencari masjid yang ada di dalam kampung, di tengah permukiman padat.
Jadi [saya] bisa bersilaturahmi sekaligus menyerap masukan-masukan dari warga,” ujar Wapres RI.
Seperti diketahui, Program Lapor Mas Wapres (LMW) telah diluncurkan pada 11 November 2024.
Selama setahun berjalan, program itu telah menerima 16.505 laporan.
Dari catatan Sekretariat Wakil Presiden pada Kamis (27/11/2025) laporan yang masuk ke kanal pengaduan masyarakat ini terdiri dari beragam isu yakni pendidikan, sosial, lingkungan, hingga pertanahan.
Menurut Sekretariat Wapres, seluruh laporan tersebut telah ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait, sehingga setiap suara masyarakat mendapatkan perhatian dan respons yang nyata.
Hingga 10 November 2025, mayoritas laporan disampaikan melalui kanal WhatsApp.
Ada 66,07 persen laporan disampaikan secara digital. Sementara sisanya masuk melalui layanan tatap muka setelah registrasi di laman lapormaswapres.id.
Adapun program ini diciptakan sebagai sarana membantu Presiden Prabowo Subianto memastikan setiap aspirasi rakyat ditangani secara cepat dan tepat sasaran.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, sistem LMW kini terus dikembangkan melalui versi terbaru LMW 2.0 yang telah terintegrasi dengan SP4N LAPOR! yang dikelola Kementerian PANRB.
Integrasi ini mempercepat pelimpahan laporan ke instansi berwenang serta memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam penanganan aduan masyarakat.





