Jakarta,REDAKSI17.COM – Pemerintahan Prabowo Subianto ketok palu, akan kirim ribuan pasukan untuk bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF).
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan, rencana pengiriman 8.000 pasukan TNI ke Gaza akan dikakukan secara bertahap.
Mengutip Tribunnews pada (22/2), hal ini diutarakan oleh Sugiono di Washington DC, Amerika Serikat pada Jumat (20/2/2026).
Lebih tepatnya, ia menilai pengerahan tersebut dilakukan secara bertahap karena tahapan di lapangan juga dibagi ke dalam beberapa sektor.
“Saya kira bertahap karena tadi saya sampaikan tahapan yang ada di sana juga dibagi menjadi beberapa sektor,” ujarnya dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (21/2/2026).
Dijelaskan juga olehnya bahwa detailnya memang belum tersedia.
Namun diperkirakan akan ada lima sektor dengan total sekira 20.000 pasukan atau bahkan lebih.
Di mana, yang ditempatkan di seluruh sektor tersebut, dan prosesnya bersifat progresif.
“Detailnya belum, tapi kurang lebih nanti ada lima sektor. Diperkirakan total pasukan yang akan ada di sana adalah 20.000 atau mungkin lebih di seluruh sektor ini. Tapi ini merupakan sesuatu yang sifatnya progresif,” ucapnya.
Ia juga mengaku telah menanyakan kapan pasukan itu akan dikirim, dan mendapat jawaban bahwa timeline pengiriman akan segera disiapkan.
“Saya juga sempat menanyakan kira-kira kapan pasukan ini akan dikirim? Jawabannya secepatnya mereka akan siapkan timeline-nya,” ungkapnya.
Selain itu, Sugiono menyebut pengerahan disebut akan dimulai dari Rafah.
Meski rincian mengenai pola operasi dan pembagiannya masih menunggu penjelasan lebih lanjut.
“Mulainya dari situ (Rafah) katanya kemarin. Tapi nanti detailnya kan ada operasinya seperti apa, teaternya seperti apa,” tuturnya.




