Home / Daerah / Demo di Mapolda DIY, 3 Mahasiswa Sempat Ditahan

Demo di Mapolda DIY, 3 Mahasiswa Sempat Ditahan

YOGYAKARTA,REDAKSI17.COM – Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Mapolda DIY pada Selasa malam (24/2) berujung ricuh. Massa yang hadir untuk menyuarakan protes terkait insiden kekerasan di Tual, Maluku, terlibat bentrok fisik dengan aparat kepolisian. Demonstrasi ini merupakan bentuk solidaritas dan respons atas meninggalnya seorang anak di Tual, Maluku, yang diduga akibat hantaman helm oleh anggota Brimob Polri. Massa menuntut keadilan dan evaluasi total terhadap tindakan represif aparat. Situasi memanas saat massa aksi mencoba menerobos barikade kawat berduri yang dipasang di depan pintu masuk.

Massa berupaya merangsek masuk ke dalam area Mapolda DIY sehingga terjadi aksi saling dorong yang berujung pada pengrusakan pagar sisi timur Mapolda DIY. Polisi sempat menahan tiga mahasiswa yang terlibat dalam aksi tersebut untuk dimintai keterangan. Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyesalkan jalannya aksi yang tidak berlangsung kondusif tersebut.

“Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi pengrusakan pada pagar sisi timur Mapolda,” ujar Ihsan dalam keterangannya, Rabu (25/2). Ihsan mengeklaim bahwa polisi sudah menerapkan prosedur pengamanan yang tepat dalam menangani massa aksi.

Menurut dia, petugas yang berjaga dipastikan tidak dilengkapi senjata api selama pengamanan. Tiga mahasiswa yang sempat ditahan telah dilepaskan dan diserahkan kembali ke pihak kampus setelah dilakukan koordinasi. Ihsan menjami bahwa saat ini situasi di depan Mapolda DIY terpantau sudah kembali kondusif, meski bekas kerusakan pada pagar masih terlihat dalam proses perbaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *