Home / Daerah / Kerjasama DIY-Shanghai Harus Lebih Berkembang

Kerjasama DIY-Shanghai Harus Lebih Berkembang

Yogyakarta ,REDAKSI17.COM – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Ye Su pada Kamis (26/02). Pertemuan ini membahas tentang keinginan kedua pihak untuk makin mengembangkan kerjasama sister province DIY-Shanghai yang telah terjalin selama ini.

Demikian yang disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY, Ghofar Ismail usai mendampingi Gubernur DIY menemui Konjen RRT di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Ghofar mengatakan, sudah menjadi tradisi bagu utusan negara lain melakukan kunjungan kehormatan ke daerah-daerah di negara ia ditugaskan.

“Konjen RRT di Surabaya ini baru menjalankan ketugasannya selama empat bulan. Dan beliau baru memiliki kesempatan berkunjung ke DIY untuk memperkenalkan diri, sekaligus membawa misi perluasan kerjasama dengan DIY. Karena DIY selama ini sudah memiliki kerjasama sister province dengan Shanghai, maka misi yang dibawa sebagian besar soal kerjasama  sister province ini,” paparnya usai pertemuan.

Ghofar menuturkan, Shanghai merupakan suatu kota dengan ukuran seperti provinsi, karena jumlah penduduknya sekitar 25juta orang. Shanghai juga menjadi kota metropolitan yang merupakan pusat perdagangan, bisnis, investasi, pariwisata, dan juga pendidikan. Karena itulah, DIY ingin meningkatkan kerjasama dengan Shanghai ini.

“Bapak Gubernur berkeinginan memperdalam kerjasama DIY dan Shanghai. Dan saat pertemuan tadi, Ngarsa Dalem juga mengungkapkan kepada Konjen RRT, mohon untuk difasilitasi. Dan gayung bersambut, dari pihak RRT sendiri memang menginginkan hal yang sama,” imbuhnya.

Menurut Ghofar, rencana realisasi pengembangan kerjasama ini akan segera dilakukan di bulan-bulan ke depan. Selanjutnya, dimungkinkan adanya kunjungan dari pemerintah RRT ke DIY dan kunjungan dari DIY ke Shanghai.

“Kalau bidang yang dikembangkan, sesuai dengan MOU adalah ekonomi, perdagangan, pariwisata, dan kebudayaan. Dari pihak Tiongkok memang memotret DIY sebagai pusat kebudayaan. Jadi itulah yang menjadi kekuatan kita dan jadi titik penting dalam kerjasama bilateral ini,” katanya.

Sebagai informasi, kerjasama sister province antara DIY dan Shanghai dimulai sejak 2016 dan diperbarui pada tahun 2023 lalu. Kerjasama ini berfokus pada kemitraan strategis di bidang ekonomi, pariwisata, kebudayaan, pendidikan, dan teknologi. Kemitraan ini bertujuan meningkatkan pertukaran budaya, pelatihan ASN, dan promosi investasi, serta melibatkan Rumah Persahabatan Yogyakarta-Shanghai di Kampung Ketandan.

HUMAS DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *