Home / Daerah / Sekda DIY : Mulai dari Diri, Ayo Gunakan Transportasi Ramah Lingkungan

Sekda DIY : Mulai dari Diri, Ayo Gunakan Transportasi Ramah Lingkungan

Yogyakarta,REDAKSI17.COM — Perubahan besar sering kali berawal dari langkah sederhana. Pesan inilah yang disampaikan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY melalui kampanye dan sosialisasi penggunaan moda transportasi ramah lingkungan yang terus digencarkan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya mobilitas yang sehat dan berkelanjutan.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengatakan Pemda DIY berupaya memberi contoh nyata dengan mendorong penggunaan moda transportasi ramah lingkungan seperti becak kayuh, becak listrik, sepeda, serta angkutan umum, termasuk bus listrik, dalam berbagai aktivitas, termasuk menghadiri kegiatan kedinasan.

“Mulai dari diri kita sendiri. Untuk menghadiri suatu kegiatan, kita bisa menggunakan kendaraan tradisional yang ramah lingkungan seperti becak kayuh dan becak listrik. Ini bagian dari gerakan mengurangi emisi dan menjaga kualitas lingkungan,” ujar Ni Made di Pendopo Wiyoto Projo, Kompleks Kepatihan, Jumat sore (27/2).

Sebagai wujud komitmen tersebut, Ni Made mengungkapkan Pemda DIY telah melaksanakan uji coba kawasan bebas kendaraan bermotor (Car Free Day) di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, pada 23 Januari 2026. Selama uji coba berlangsung, kawasan Kompleks Kepatihan “diliburkan” dari kendaraan bermotor guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, nyaman, dan minim polusi.

Ni Made menyampaikan respons terhadap uji coba tersebut cukup positif. Meski demikian, evaluasi tetap dilakukan secara menyeluruh, termasuk terkait ketersediaan kantong parkir kendaraan sebagai bagian dari kesiapan infrastruktur pendukung. “Ini proses bertahap. Yang penting kita sudah memulai dan terus berbenah,” katanya.

Kampanye transportasi ramah lingkungan di DIY juga sebelumnya telah dimulai melalui program Green Friday yang digagas Dinas Perhubungan (Dishub) DIY. Program ini mengajak aparatur pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi setiap hari Jumat dengan memanfaatkan angkutan umum, berjalan kaki, atau bersepeda.

“Berjalan kaki sejauh 500 meter hingga satu kilometer itu masih sangat memungkinkan. Selain menyehatkan, juga membantu mengurangi polusi,” imbuh Ni Made.

Terkait ketersediaan becak listrik, Ni Made mengakui jumlahnya masih terbatas. Namun, hal tersebut tidak mengurangi komitmen Pemda DIY dalam mendorong penggunaan moda transportasi ramah lingkungan yang sesuai regulasi. Ia menegaskan pentingnya penggunaan becak yang memenuhi spesifikasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah DIY Nomor 5 Tahun 2016 tentang Moda Transportasi Tradisional Becak dan Andong.

Peraturan tersebut bertujuan melestarikan becak dan andong sebagai bagian dari identitas budaya Yogyakarta, sekaligus memberikan perlindungan serta keberlanjutan bagi pengemudi transportasi tradisional di tengah perkembangan zaman, termasuk melalui pemanfaatan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

“Memang tidak mudah mengubah kebiasaan menggunakan kendaraan bermotor. Namun perubahan harus dimulai. Jika konsisten, kebisingan dan polusi bisa kita tekan. Perilaku berlalu lintas juga harus tetap tertib,” tegas Ni Made.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti, menegaskan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar semakin mengenal dan memilih transportasi ramah lingkungan, seperti becak kayuh dan becak kayuh bertenaga alternatif atau becak listrik. Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan becak bermotor.

“Kami mengajak masyarakat dan wisatawan untuk memilih moda transportasi ramah lingkungan. Selain mendukung kebijakan pemerintah, ini juga bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan,” ujar Erni.

Erni turut mengapresiasi langkah Pemda DIY dalam menggelar uji coba Car Free Day di Kompleks Kepatihan. Langkah tersebut merupakan contoh baik yang diharapkan dapat diperluas ke kawasan lain sebagai upaya bersama mengurangi penggunaan kendaraan bermotor di DIY.

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *