Solo,REDAKSI17.COM – Bustami Zainudin, mantan Bupati Way Kanan, Lampung, dan kini anggota DPD RI, menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo.
Sebelumnya, Bustami menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi Lampung pada tahun 2019. Namun, ia mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI.
Usai bertemu Jokowi, Senin (2/3/2026), Bustami menjelaskan bahwa karena posisinya di DPD, ia tidak dapat menjadi pengurus partai. “Setelah itu kan saya tidak boleh lagi jadi pengurus karena di DPD. Saya bicara soal peluang bersama membangun Partai Solidaritas Indonesia (PSI),” katanya.
Bustami menambahkan, “Saya juga coba ingin bersama karena di DPD ini kan belum bisa jadi pengurus ya, kita akan menjadi bagian lah yang berjuang berasa anak-anak muda di PSI.”
Ia mengungkapkan bahwa Jokowi memberikan dukungan atas keinginannya untuk bergabung dengan PSI. Menurutnya, ini adalah momentum untuk menularkan idealismenya.
“Beliau memberikan semangat kepada saya, inilah waktunya kita yang punya pengalaman di beberapa partai untuk menularkan idealisme kepada anak muda ke depan,” terangnya.
Bustami mengakui bahwa “Jokowi Effect” menjadi salah satu alasan perpindahannya dari PDIP ke PSI. Ia juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Jokowi selama menjabat sebagai Presiden.
“Saya pikir semua orang tahu karya Pak Jokowi, semangat beliau membangun. Kebetulan saya memiliki kesamaan dengan beliau dalam cara membangun daerah, berangkat dari daerah yang sulit dengan bekerja sebagai rakyat biasa,” terangnya.
Menurut Bustami, Jokowi konsisten dalam pembangunan daerah selama 10 tahun terakhir, “Alhamdulillah, saya bersyukur bisa bersilaturahmi, nostalgia ya. Karena waktu itu beliau (Pak Jokowi) Walikota, saya Bupati di Way Kanan, Lampung. Saya lihat beliau sampai hari ini konsisten. Kami yang di daerah terpencil merasakan kepemimpinan beliau selama 10 tahun membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Beliau tetap konsisten ingin menjaga dan membangun negeri ini, dan saya ingin memberikan semangat bahwa rakyat masih membutuhkan pikiran dan perjuangan kita,” pungkasnya.





