Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Haji Muhammad Suryo, founder Surya Group, akan memberi bantuan terhadap korban kecelakaan yang bertabrakan dengannya. Anak korban kecelakaan akan diberi beasiswa dari SD hingga lulus kuliah.
Diketahui, Suryo mengalami kecelakaan di Simpang Empat Mlangsen, Desa Palihan Kulon Progo pada Minggu (1/3/2026) lalu. Kala itu, Suryo yang berboncengan dengan istrinya bertabrakan dengan ayah dan anak pengendara Jupiter.
Akibat kecelakaan itu, istri Suryo, Hj Anis Syarifah, meninggal dunia dan dimakamkan pada Senin (2/3). Sementara Suryo masih terbaring di rumah sakit hingga hari ini.
Saat ini, Haji Suryo menjalani perawatan di RS JIH, sementara Abdullah dan Deva mendapatkan perawatan intensif di bangsal VVIP RSUD Wates, Kulon Progo, dengan seluruh biaya yang ditanggung sepenuhnya oleh pihak Surya Group.
“Kami memohon doa agar proses pemulihan Bapak Suryo dan keluarga korban berjalan lancar,” ujar perwakilan Haji Suryo melalui keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026).
Pihak keluarga Haji Suryo juga menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas seluruh proses perawatan medis Abdullah dan Deva hingga benar-benar sembuh total.
Korban juga diberikan motor untuk mengganti kendaraan yang rusak. Selain itu, pendidikan Deva yang masih duduk di kelas 4 SD akan diberi beasiswa hingga lulus kuliah.
Sempat VC Korban untuk Minta Maaf
Diketahui, Suryo juga sempat melakukan panggila video kepada Abdullah untuk meminta maaf. Permintaan maaf dilakukan melalui video call karena Suryo masih dirawat di RS dan belum bisa menemui Abdullan secara langsung.
“Pangapunten nggih, Pak, dhalem mboten saget sowan nggih. Kula ugi njaluk sepura yen ana salahku, mohon maaf nggih, Pak. (Mohon maaf ya, Pak, saya belum bisa datang menjenguk langsung. Saya juga minta maaf kalau ada salah saya, mohon maaf ya, Pak),” ujar Haji Suryo melalui sambungan video call pada Selasa (3/3).
Abdullah turut meminta maaf kepada Suryo. Dia juga menyatakan ikut berduka atas wafatnya istri Suryo.
“Sami-sami, Pak. Kawula ugi pangapunten nggih, Pak, enten salah nggih, Pak. Saya juga salah, Pak. gak ada yang menginginkan semuanya ini. (Saya juga minta maaf kalau ada salah saya, Pak. Memang tidak ada yang menginginkan kejadian ini.),” ujar Abdullah.
Isak tangis Abdullah pecah ketika Haji Suryo menuturkan, sebenarnya menghendaki mereka sama-sama di rawat di Rumah Sakit JIH, tidak terpisah. Abdullah menyampaikan beribu terimakasih kepada Haji Suryo telah menanggung segala biaya perawatannya.
“Jenengan hebat sanget nggih, Pak. Matur nuwun sanget Pak, sampun ditangani sedaya kalih jenengan. (Anda hebat sekali, Pak. Terima kasih banyak Pak, sudah ditangani semuanya oleh Anda),” kata Abdullah.
“Anak saya sudah operasi, Pak kemarin, namun memang masih ada pendarahan terus dari sini (bagian kaki),” kata Abdullah.




