Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memaklumi ketidakhadiran Presiden Prabowo Subianto dalam agenda buka puasa bersama (bukber) yang digelar pada Rabu, 3 Maret 2026. (Beritasatu.com/Ilham Oktafian)
Jakarta,REDAKSI17.COM – Partai Demokrat memaklumi ketidakhadiran Presiden Prabowo Subianto dalam agenda buka puasa bersama (bukber) yang digelar pada Rabu (3/3/2026). Padahal, Prabowo sebelumnya dijadwalkan menghadiri sekaligus menyampaikan pidato dalam acara tersebut. Namun hingga kegiatan berakhir, presiden tidak tampak hadir.
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan pihaknya memahami kondisi tersebut. Ia menjelaskan Prabowo tengah menjaga kesehatannya seusai menjalani rangkaian agenda padat, termasuk perjalanan luar negeri dan pertemuan dengan para presiden serta wakil presiden terdahulu pada Selasa (2/3/2026).
“Beliau juga belum lama kembali dari perjalanan panjang tugas-tugas di luar negeri, juga bersama presiden terdahulu. Tentu membutuhkan waktu untuk recovery,” katanya, Rabu.
Menurut AHY, dalam pertemuan tersebut, Prabowo turut membahas berbagai isu strategis global, termasuk situasi geopolitik menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
AHY menilai dinamika di Timur Tengah perlu dicermati secara serius agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas. “Tentu kita semua tidak ingin Timur Tengah menjadi flash point yang bisa mengarah ke perang yang lebih dahsyat, apalagi menuju perang dunia ketiga,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh kader Demokrat untuk mendoakan kesehatan Prabowo agar tetap prima dalam menjalankan tugas sebagai kepala negara.
AHY menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo serta menegaskan komitmen Demokrat untuk terus mendukung stabilitas nasional di tengah situasi global yang tidak menentu.




