Home / Nasional / Lagi, Tentara AS Tewas akibat Serangan Iran sehingga Total Jadi 7

Lagi, Tentara AS Tewas akibat Serangan Iran sehingga Total Jadi 7

Total tentara AS yang tewas diserang Iran bertambah jadi tujuh orang. Foto/Screenshot video ABC7 Chicago A A A

 

RIYADH,REDAKSI17.COM – Militer Amerika Serikat (AS) pada hari Minggu mengumumkan bahwa seorang anggota militer telah tewas setelah terluka akibat serangan Iran di Arab Saudi. Ini merupakan kematian ketujuh bagi militer Amerika sejak perang dimulai 28 Februari.AS mengatakan anggota militer tersebut, yang meninggal pada Sabtu malam, awalnya terluka selama serangan awal Iran di Arab Saudi pada 1 Maret.

Identitas prajurit tersebut tidak akan diungkapkan hingga 24 jam setelah keluarga terdekatnya diberitahu. “Operasi tempur utama terus berlanjut,” kata CENTCOM, seperti dikutip AP, Senin (9/3/2026). Sebelumnya, enam tentara cadangan Angkatan Darat AS tewas dalam serangan drone Iran di Kuwait pada 1 Maret. Jenazah mereka telah dipulangkan ke AS pada hari Sabtu.

Presiden AS Donald Trump menghadiri upacara pemindahan jenazah enam tentara AS tersebut, yakni Mayor Jeffrey O’Brien (45) asal Indianola, Iowa; Kapten Cody Khork (35) asal Winter Haven, Florida; Kepala Perwira Warrant 3 Robert Marzan (54) asal Sacramento, California; Sersan Kelas 1 Nicole Amor (39) asal White Bear Lake, Minnesota; Sersan Kelas 1 Noah Tietjens (42) asal Bellevue, Nebraska; dan Sersan Declan Coady (20) asal West Des Moines, Iowa.

“Situasi yang sangat menyedihkan, menyambut keluarga para pahlawan yang pulang dari Iran, pulang dengan cara yang berbeda dari yang mereka bayangkan,” kata Trump kepada wartawan. Meskipun dia berjanji untuk membalas kematian mereka, Trump telah memperingatkan bahwa kemungkinan akan ada lebih banyak korban jiwa dari pihak AS.

Perang, yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat dengan serangan udara pada 28 Februari yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, telah merenggut 1.230 orang di Iran, 397 di Lebanon, dan 11 di Israel. Di Israel pada hari Minggu, militer Zionis melaporkan kematian pertama di pihak militer sejak perang dimulai, dengan mengatakan dua tentara tewas di Lebanon selatan saat Israel menargetkan kelompok Hizbullah yang didukung Iran. Tiga orang terluka di Israel dalam serangan siang hari. Presiden Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk melanjutkan kampanye militer terkoordinasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *