Ilustrasi serbuan Amerika Serikat dan Israel di Iran. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)
Ankara,REDAKSI17.COM – Iran pada Minggu memangkas kuota pembelian bahan bakar menggunakan kartu bahan bakar pribadi di ibu kota Teheran dari 30 liter menjadi 20 liter, setelah serangan AS dan Israel terhadap depot minyak.
Menurut televisi pemerintah Iran, yang mengutip kantor gubernur Teheran, serangan terhadap depot minyak di Provinsi Teheran dan Alborz menyebabkan pembatasan pembelian bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar di ibu kota.
Berdasarkan kebijakan baru tersebut, kuota pembelian bahan bakar menggunakan kartu pribadi di stasiun pengisian bahan bakar di seluruh Provinsi Teheran dipangkas dari 30 liter menjadi 20 liter.
Pasukan Amerika Serikat dan Israel pada Senin lalu menargetkan depot minyak di Provinsi Teheran dan Alborz.
Ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini dilaporkan menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi sekolah, serta sejumlah pejabat tinggi militer.
Iran telah membalas dengan rentetan serangan besar-besaran yang menargetkan pangkalan AS, fasilitas diplomatik, dan personel militer di seluruh kawasan, serta beberapa kota di Israel. Serangan tersebut terus meningkat.
Sumber: Anadolu





