Jakarta,REDAKSI17.COM – gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbuka puasa bersama sejumlah elite partai politik yang digelar di Kantor DPP NasDem, Jakarta Pusat, pada Kamis, 19 Februari 2026. Dalam kesempatan itu, Anies tampak berbincang satu meja dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, serta sejumlah politikus lainnya.
Sepanjang pembukaan acara, Anies semula duduk terpisah dengan Surya Paloh maupun sejumlah petinggi partai lain yang hadir di acara tersebut. Anies duduk di meja bundar lain bersama Prananda Paloh. Sementara itu, meja bundar Surya Paloh diisi oleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf, Wakil Ketua DPR Saan Mustopa, serta mantan wakil presiden, Jusuf Kalla, yang datang belakangan.
Usai acara resmi selesai, Anies terlihat sempat duduk melingkar bersama sejumlah petinggi partai, seperti Surya Paloh, Dasco, Puan Maharani, hingga Jusuf Kalla.
Anies mengaku senang bisa kembali bertemu dengan sejumlah tokoh di partai yang sempat mendukungnya dalam pertarungan pemilihan umum 2024 lalu itu. Namun ia tidak berkomentar banyak mengenai isi pembicaraan mereka.
“DPP NasDem adalah tempat silaturahmi dan buka puasa bersama. Seperti tadi pesannya, ini adalah kesempatan untuk bersilaturahmi, kita buka puasa sama-sama, dan mendapatkan doa berkah,” ujar Anies sembari tersenyum, saat ditemui awak media usai acara selesai.
Pada kontestasi Pilpres 2024 lalu, NasDem menjadi partai pertama yang mencalonkan Anies sebagai calon presiden. Partai pimpinan Surya Paloh itu kemudian berkoalisi dengan PKB, PKS, dan PPP mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar untuk melawan dua kandidat lain. Dua kandidat itu yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju, serta pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md yang didukung PDIP.
Namun, usai pasangan yang dicalonkannya kalah, NasDem memutuskan pindah haluan dan merapat ke barisan pendukung pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Teranyar, pada Senin, 9 Februari 2026, Wakil Ketua Partai NasDem Saan Mustopa menunjukkan sinyal positif atas keinginan Presiden Prabowo Subianto menjabat dua periode. Dia meyakini bahwa semua pihak bersukacita menyambut hasil kinerja satu tahun pertama.
Walhasil, wacana dua periode itu dianggap bisa diterima oleh nalar. “Itu tentu membahagiakan semua dengan problem yang ada. Makanya dengan pertimbangan-pertimbangan itu wacana dua periode masuk akal,” ujar Saan Saan di komplek DPR, Jakarta, pada Senin, 9 Februari 2026.




