
Jakarta,REDAKSI17.COM – Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri menyiapkan dua unit ambulans udara untuk memberikan pertolongan medis darurat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Dua ambulans udara tersebut ditempatkan di wilayah Pulau Jawa.
Kepala Baharkam Polri Komjen Pol. Karyoto mengatakan ambulans udara disiagakan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi insiden selama perjalanan mudik.
“Secara khusus kami menyiapkan dua ambulans udara yang dapat digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi insiden dalam perjalanan mudik. Saat ini penempatannya berada di Pulau Jawa,” ujar Karyoto dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Ambulans udara tersebut merupakan dukungan operasional dari Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Helikopter yang digunakan antara lain jenis NBO-105 dan NBO-105 P-115 yang mampu mengangkut dua korban sekaligus serta dilengkapi peralatan medis dan standar keselamatan penerbangan.
Menurut Karyoto, helikopter ambulans udara ini akan digunakan untuk mengevakuasi korban dalam kondisi darurat, seperti kecelakaan lalu lintas, guna memastikan penanganan medis dapat dilakukan secara cepat.
Dalam Operasi Ketupat 2026, ambulans udara akan bersiaga di Rest Area Kalikangkung, Semarang, serta Rest Area KM 29 Tol Jakarta–Cikampek.
Selain ambulans udara, Korpolairud Baharkam Polri juga menyiagakan enam helikopter dan satu pesawat udara dengan dukungan 47 personel yang ditempatkan di Mako Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri.
Untuk pengamanan di wilayah perairan, dua kapal patroli turut disiagakan, yakni Kapal Gelatik 5016 di Pelabuhan Merak, Banten, serta Kapal Bima 7015 di Pelabuhan Ketapang, Gilimanuk.
Di sisi lain, Korps Samapta Bhayangkara (Korsabhara) Baharkam Polri juga menyiapkan 19 unit kendaraan patroli, serta mengerahkan polisi pariwisata dan polisi satwa di sejumlah lokasi keramaian.
Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 548 personel Baharkam Polri dalam satuan tugas operasi pusat.
Personel tersebut akan ditempatkan di berbagai titik strategis, seperti tempat ibadah, objek wisata, terminal, stasiun, rest area, bandara, dan pelabuhan guna memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.


