Foto: Kai Pfaffenbach/REUTERS
Jakarta,REDAKSI17.COM – Mohamed Salah dipastikan meninggalkan Liverpool akhir musim 2025/26. Apa Liverpool sudah menyusun strategi setelah ‘Raja Mesir’ pergi?
Mohamed Salah akhiri perjalanannya di Anfield lebih cepat. Kontraknya masih tersisa hingga musim panas 2027, namun Salah dan Liverpool sepakat akhiri di musim panas 2026 ini. Salah meninggalkan klub dengan status bebas transfer.
The Reds menghadapi tugas berat menggantikan salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah klub. Salah tercatat telah mencetak lebih dari 250 gol sejak tiba di Anfield pada Juli 2017.
Liverpool dinilai bahwa mencari pemain yang sepadan dengan Mohamed Salah adalah ‘hampir mustahil’ seperti dilansir dari Tribuna. Meskipun dikaitkan dengan beberapa nama besar, Liverpool diperkirakan tidak akan langsung menggantikan pemain Mesir itu dengan yang sepadan.
Beberapa pemain yang dikaitkan menjadi pengganti Salah yakni Michael Olise, Yan Diomande, hingga pemain sayap Juventus, Francisco Conceicao.
Kepindahan Olise ke Liverpool dianggap tidak mungkin pada tahap ini. Pemain sayap Bayern Munich itu sedang dalam performa terbaik, sehingga Bayern Munich menolak untuk mempertimbangkan tawaran.
Di samping itu, Liverpool semakin fokus pada solusi internal, khususnya mengintegrasikan opsi penyerang yang ada secara lebih efektif di bawah manajer Arne Slot.
Musim panas lalu, The Reds menghabiskan banyak uang untuk mendatangkan Alexander Isak, Florian Wirtz, dan Huko Ekitike. Ada sumber yang memprediksi bahwa ketiganya dapat mengisi kekosongan Salah daripada hanya mengandalkan satu pengganti.
Ekitike telah memimpin lini depan sepanjang musim. Ia berada di jalur untuk menjadi pencetak gol terbanyak bagi klub. Sementara Isak hampir pulih dari cedera setelah absen beberapa bulan.
Liverpool juga berencana menyesuaikan struktur serangan mereka. The Reds menargetkan profil pemain sayap yang berbeda untuk melengkapi gaya Isak daripada hanya meniru produktivitas gol Salah dari area Sayap.





