Teheran,REDAKSI17.COM – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan musuh-musuh Iran tidak akan lagi merasa aman, bahkan di negara mereka sendiri. Hal itu merupakan penegasan, menyusul gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Iranian Students News Agency (ISNA) pada Senin (2/3/2026), IRGC menegaskan situasi geopolitik akan berubah drastis setelah peristiwa tersebut.
“Musuh harus tahu hari-hari bahagia mereka telah berakhir dan mereka tidak akan lagi aman di mana pun di dunia, bahkan di rumah mereka sendiri,” demikian pernyataan IRGC.
IRGC juga menegaskan Iran akan terus melawan Israel dengan seluruh kekuatan hingga kemenangan tercapai.
Sebelumnya, pada Sabtu (28/2/2026), Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban sipil.
Menurut konfirmasi otoritas setempat pada Minggu (1/3/2026), serangan itu mengakibatkan wafatnya pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bersama beberapa pejabat senior pemerintah dan militer Iran.
Pernyataan keras IRGC tersebut diperkirakan akan meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah, di tengah situasi keamanan yang semakin memanas pascaserangan.





