Home / Politik / Bangun Ekonomi Kerakyatan dari Generasi Muda, Perindo Jatim Usulkan Program Magang

Bangun Ekonomi Kerakyatan dari Generasi Muda, Perindo Jatim Usulkan Program Magang

 

SURABAYA,REDAKSI17.COM – Penguatan ekonomi kerakyatan di daerah tidak hanya bergantung pada sektor usaha, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia yang mampu terlibat langsung dalam aktivitas produktif. Generasi muda menjadi salah satu kunci dalam menjaga keberlanjutan ekonomi, terutama ketika dihadapkan pada tantangan pengangguran dan keterbatasan akses kerja.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) per Agustus 2025 mencapai 3,88 persen atau sekitar 960,7 ribu orang. Kondisi ini memperlihatkan bahwa lulusan SMA/SMK masih menghadapi kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja.

Situasi tersebut mendorong DPW Partai Perindo Jawa Timur untuk mengusulkan langkah konkret melalui optimalisasi program magang bagi generasi milenial dan Gen Z. Ketua DPW Perindo Jatim, Ahmad Zazuli, menilai program magang dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi sejak dini.

Dia mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk membuka ruang yang lebih luas bagi pelaksanaan program magang, terutama saat masa liburan sekolah, termasuk bagi anak-anak yang putus sekolah.

“Terutama bagi anak-anak sekolah, program magang bisa dilaksanakan pada saat liburan,” katanya, Sabtu (28/3).

Program ini dinilai tidak hanya berfungsi sebagai sarana peningkatan keterampilan, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam membangun fondasi ekonomi kerakyatan berbasis partisipasi generasi muda. Keterlibatan langsung dalam dunia kerja memungkinkan terbentuknya pengalaman, jaringan, serta kesiapan menghadapi pasar kerja yang lebih kompetitif.

Lebih jauh, dia mendorong agar perusahaan swasta maupun BUMD turut mengambil peran aktif dalam membuka peluang magang, sehingga ekosistem ekonomi di daerah dapat tumbuh secara lebih inklusif.

“Bukan hanya sekadar meningkatkan skill dan kemampuan kerja, program ini juga dapat mengurangi kenakalan remaja yang rentan terhadap pergaulan bebas, sekaligus membuka peluang pengentasan kemiskinan dan menyerap tenaga kerja terlatih. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi bisa lebih stabil,” tutur pria yang akrab disapa Cak Jaz.

Keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja menjadi faktor penting dalam memperkuat ekonomi daerah. Ketika generasi muda memiliki akses terhadap pengalaman kerja sejak dini, peluang untuk meningkatkan produktivitas dan menciptakan lapangan kerja baru juga semakin terbuka.

Di tengah dinamika global, termasuk gejolak geopolitik di kawasan Timur Tengah, Perindo Jatim tetap melihat adanya peluang untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui penguatan sektor riil dan pemberdayaan masyarakat.

“Dengan fundamental yang kuat serta sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, berbagai potensi dampak dapat diantisipasi dengan baik. Perindo juga konsisten membantu UMKM, petani, dan nelayan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *