Home / Daerah / Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, TMMD Sengkuyung Tahap I di Gunungkidul Resmi Ditutup

Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, TMMD Sengkuyung Tahap I di Gunungkidul Resmi Ditutup

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0730/Gunungkidul resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026. Acara penutupan berlangsung di Pedukuhan Tosari, Kalurahan Salam, Kapanewon Patuk, pada Rabu,(11 /3/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto. Sementara itu, Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menutup secara resmi program tersebut.

Dalam sambutan Panglima Kodam IV Diponegoro yang dibacakan oleh Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan, ditekankan bahwa TMMD kali ini mengusung tema TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa. Tema ini mengandung makna mendalam mengenai pentingnya pembangunan desa sebagai pilar utama pembangunan nasional. Strategi membangun dari pinggiran ini diharapkan mampu mewujudkan pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Program TMMD merupakan wujud kolaborasi terpadu antara TNI, kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, kepolisian, dan pemerintah daerah. Sinergi ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan di daerah tertinggal, terisolasi, maupun wilayah yang terdampak bencana alam.

Selama satu bulan pelaksanaan, program ini berhasil menyelesaikan berbagai sasaran fisik. Di antaranya adalah pembangunan rabat beton, pengerjaan blok jalan, pembangunan talud, hingga perbaikan tempat ibadah dan pos kamling. Selain itu, terdapat program unggulan berupa pembangunan instalasi air bersih melalui program TNI AD Manunggal Air, rehabilitasi rumah tidak layak huni, serta penghijauan melalui reboisasi.

Tidak hanya pembangunan infrastruktur, TMMD juga menyasar aspek nonfisik melalui pelayanan publik. Warga mendapatkan layanan pembuatan akte kelahiran, operasi bibir sumbing, pemberian kaki palsu bagi disabilitas, hingga pengobatan gratis. Berbagai penyuluhan terkait wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, dan bahaya narkoba juga turut diberikan kepada masyarakat setempat.

Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto bersama Dandim 0730/GK mengakhiri rangkaian acara dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita di lokasi pembangunan. Pemerintah berharap seluruh hasil pembangunan ini dapat dirawat dengan baik oleh masyarakat agar memiliki masa pakai yang panjang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah Patuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *