Home / Ekonomi dan Bisnis / BEI Temui FTSE Sebelum Rebalancing Saham Ditunda, Ini yang Dibahas

BEI Temui FTSE Sebelum Rebalancing Saham Ditunda, Ini yang Dibahas

Jakarta,REDAKSI17.COM – Financial Times Stock Exchange (FTSE) Russel menunda peninjauan atau rebalancing saham Indonesia untuk bulan Maret 2026. Langkah ini ditetapkan menyusul potensi gejolak dan kepastian penghitungan free float saham di pasar modal RI.
Meski begitu, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku telah menemui FTSE Russell. Dalam pertemuan tersebut, penyedia indeks saham global itu mendukung reformasi yang tengah dilakukan otoritas pasar modal RI.

“Dalam pertemuan kami dengan FTSE kemarin dapat kami sampaikan bahwa FTSE memberikan support atas rencana aksi yang sedang dilakukan oleh BEI bersama dengan OJK dan SRO,” ungkap Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama (Dirut) BEI, Jeffrey Hendrik, dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).

Jeffrey menjelaskan, FTSE Russell meminta otoritas pasar modal untuk mempercepat reformasi pasar modal sesuai dengan target yang ditetapkan. BEI juga mengapresiasi dukungan dari FTSE Russell.

“Kami tentu mengapresiasi dukungan dari FTSE. Kita juga dapat memahami bahwa FTSE juga tidak menyampaikan concern terkait country classification,” jelasnya.

Sebagai informasi, FTSE Russell memutuskan untuk menunda rebalancing saham RI. Langkah ini dilakukan berdasarkan aturan 2.4 Gangguan Pasar Luar Biasa dari Kebijakan Indeks Jika Klien Tidak Dapat Memperdagangkan Pasar atau Sekuritas. Ke depan, FTSE Russell akan ikut memantau perkembangan rencana reformasi pasar modal RI.

“FTSE Russell akan terus memantau perkembangan rencana reformasi dan akan memberikan pembaruan sebelum tanggal pengumuman peninjauan triwulanan FTSE Global Equity Index Series (GEIS) Juni 2026 pada hari Jumat, 22 Mei 2026,” tulis pengumuman FTSE Russell, dikutip Selasa (10/2).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *