
BATANG,REDAKSI17.COM : Rangkaian Safari Ramadan DPP Partai NasDem yang dipimpin Wakil Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa tiba di wilayah Jawa Tengah, Senin (23/2). Agenda diawali dengan pembagian sembako gratis kepada masyarakat di Kabupaten Batang, kemudian dilanjutkan konsolidasi DPP bersama DPW Partai NasDem Jawa Tengah di Salatiga.
Di Kabupaten Batang, pembagian sembako menjadi bagian dari semangat berbagi dalam menyambut bulan suci Ramadan. Ratusan paket bantuan disalurkan kepada warga sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ramadan adalah momentum untuk berbagi dan memperkuat empati. Kehadiran kita harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Saan Mustopa.
Usai agenda sosial, Saan memimpin konsolidasi internal bersama jajaran DPW Partai NasDem Jawa Tengah di Salatiga. Forum tersebut memfokuskan pembahasan pada penelusuran jejak elektoral berbasis data sebagai persiapan menghadapi kontestasi 2029. Kegiatan ini dihadiri anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Sugeng Suparwoto, Yoyok Riyo Sudibyo, Nafa Urbach, dan Sri Wulan, serta jajaran DPD di lingkup kerja DPW Partai NasDem Jawa Tengah.
Saan menjelaskan, DPP kini memperkuat pendekatan berbasis riset dan data ilmiah dalam membaca peta politik. Untuk itu, partai merekrut tenaga ahli di bidang political science dengan latar belakang akademik S2 dan S3.
Data politik yang telah diolah secara akademis tersebut dipaparkan kepada jajaran DPW Partai NasDem Jawa Tengah sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar perencanaan strategis menuju Pemilu 2029. “Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan insting politik. Semua harus berbasis data. Kita membaca tren, membaca pergerakan pemilih, dan memetakan potensi secara objektif,” tegasnya.
Selain pendekatan berbasis data, Saan menekankan pentingnya membangun mentalitas petarung dan pemenang. Menurutnya, tantangan politik 2029 akan semakin kompetitif sehingga optimisme, tekad kuat, dan ambisi untuk menang harus menjadi karakter seluruh kader.
Ia juga menyoroti kesiapan infrastruktur partai sebagai prasyarat utama untuk menjadi besar. “Partai besar bukan hanya karena figur, tetapi karena strukturnya hidup, bekerja, dan bergerak secara sistemik. Struktur yang kuat adalah fondasi kemenangan,” katanya.
Kombinasi kepedulian sosial, pendekatan ilmiah berbasis data, serta penguatan mentalitas, dan infrastruktur partai menjadi fokus utama agenda tersebut. Melalui rangkaian kegiatan ini, Saan Mustopa menegaskan Safari Ramadan bukan hanya ruang spiritual dan sosial, tetapi juga momentum memperkuat fondasi organisasi dan strategi politik secara terukur menuju 2029.



