Home / Nasional / Bertemu Prabowo, Mahasiswa RI di Yordania Minta Perhatian Negara

Bertemu Prabowo, Mahasiswa RI di Yordania Minta Perhatian Negara

Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyalami diaspora dan mahasiswa saat acara penyambutan Presiden RI di Kota Amman, Yordania, Selasa (24/2/2026). (Antara/Genta Tenri Mawangi)

 

Amman,REDAKSI17.COM – Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk menyapa dan berbincang-bincang dengan sejumlah mahasiswa Indonesia yang menyambut kedatangannya di Kota Amman, Yordania, Selasa (25/2/2026) malam waktu setempat.

Dalam pertemuan singkat di lobi tempat Presiden Prabowo bermalam, sejumlah mahasiswa menyampaikan langsung harapan mereka kepada kepala negara.

Said Muhammad Aqil, perwakilan mahasiswa Indonesia yang ditemui selepas acara penyambutan Prabowo di Amman mengaku bersyukur bisa bertemu presiden.

“Kami mendoakan Bapak Presiden sehat selalu, dan kami senang sekali bertemu (presiden) di sini, di Yordania,” katanya dikutip dari Antara.

Said Muhammad Aqil beserta mahasiswa lainnya, yaitu Fadhil dan Adil merupakan mahasiswa University of Jordan, kampus negeri tertua dan ternama di Yordania. Said mengambil studi bidang fikih dan usuluddin, sementara Fadhil mengambil studi jurusan syariah.

“Ke depannya untuk Bapak Presiden, (kami berharap) kepada kami untuk mendapatkan perhatian khusus untuk para mahasiswa, diaspora yang ada di luar negeri sehingga kami semua bisa tambah semangat belajarnya dengan mendapatkan support dari negara,” kata Said Muhammad Aqil.

Puluhan mahasiswa Indonesia di Kota Amman, yang mayoritas menimba ilmu di University of Jordan, mendatangi hotel tempat Presiden Prabowo menginap sejak Selasa sore. Sebagian besar dari mereka kompak mengenakan atasan batik, dan membawa bendera Merah Putih berukuran kecil untuk dikibar-kibarkan saat menyambut kedatangan Presiden Prabowo.

Bagi Said dan Fadhil, bendera merah putih yang mereka bawa menjadi simbol kebanggaan sebagai warga negara Indonesia yang saat ini berada jauh dari tanah air.

“Kami semua pegang bendera merah putih, kami semua adalah WNI di sini, kami bukan WNA. Kami WNI, kami bangga menjadi warga negara Indonesia yang berkuliah di luar negeri, yang nanti akan kembali ke Indonesia membawa ilmu dan membawa semangat saat kembali ke tanah air,” kata Said Muhammad Aqil mewakili teman-temannya mahasiswa Indonesia di Kota Amman.

Presiden Prabowo beserta rombongan terbatas pejabat negara tiba di Kota Amman, Selasa malam, untuk melaksanakan pertemuan bilateral dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al-Hussein, Rabu (25/2/2026).

Pertemuan bilateral Presiden Prabowo dan Raja Yordania itu dijadwalkan berlangsung pada Rabu siang di Istana Al Husseiniya.

Rombongan pejabat yang mendampingi Presiden Prabowo dalam lawatannya di Kota Amman pada 24-25 Februari mencakup Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Selepas merampungkan seluruh agenda lawatannya di Amman, Presiden Prabowo dijadwalkan meninggalkan Yordania pada Rabu sore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *