Home / Daerah / Buka Musorkab X Kulon Progo, Sri Paduka Tekankan Pembinaan Atlet

Buka Musorkab X Kulon Progo, Sri Paduka Tekankan Pembinaan Atlet

Kulon Progo,REDAKSI17.COM – Ketua Umum KONI DIY sekaligus Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, meminta KONI Kabupaten Kulon Progo untuk fokus pada program kerja yang berbasis kebutuhan riil cabang olahraga. Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) X KONI Kulon Progo di King’s Hotel, Wates, Sabtu (20/12).

Sri Paduka menegaskan bahwa Musorkab merupakan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja periode sebelumnya sekaligus menyusun arah pembinaan yang lebih terukur. Menurutnya, keberhasilan prestasi olahraga sangat bergantung pada perencanaan yang matang dan berkelanjutan.

“Evaluasi yang objektif sangat diperlukan agar setiap program yang telah dijalankan menjadi pembelajaran dalam merumuskan langkah strategis selanjutnya. Dengan perencanaan berbasis kebutuhan riil, saya meyakini prestasi olahraga di Kulon Progo akan terus meningkat,” ujar Sri Paduka.

Sri Paduka mendorong KONI Kulon Progo agar tidak hanya berorientasi pada prestasi di tingkat daerah. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, cabang olahraga, dan pelatih, Kulon Progo diharapkan mampu mencetak atlet potensial yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Sri Paduka menggarisbawahi beberapa faktor kunci untuk mencapai target tersebut. Target yang dimaksud adalah Intensifikasi pembinaan atlet usia dini. Kemudian, peningkatan kualitas dan kompetensi pelatih. Terakhir, dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

Melalui Musorkab X ini, Sri Paduka berharap akan lahir keputusan-keputusan strategis dan struktur kepengurusan yang solid. Musorkab X KONI Kulon Progo ini menjadi agenda penting bagi keberlangsungan organisasi dalam menentukan arah kebijakan olahraga di wilayah tersebut untuk empat tahun ke depan.

“Saya berharap forum ini menghasilkan kepengurusan yang solid serta program kerja yang visioner demi kemajuan olahraga di Kabupaten Kulon Progo,” pungkasnya.

KONI DIY berharap, melalui program kerja yang strategis, sinergis, dan berorientasi pada pembinaan jangka panjang, Kabupaten Kulon Progo mampu mencetak atlet-atlet potensial yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus KONI Kulon Progo periode sebelumnya atas dedikasi mereka memajukan dunia olahraga. Meski bekerja dalam keterbatasan anggaran, Kulon Progo dinilai berhasil mencatatkan prestasi yang membanggakan.

“Dari sisi dana kita paling minim, namun efisiensi kita sangat baik. Hal ini terlihat dari perolehan medali yang meningkat jika dikonversi dengan anggaran yang tersedia,” ungkap Agung.

Ia dan jajaran berkomitmen untuk menyiapkan sarana dan prasarana sebagai tuan rumah pada Porda 2027 mendatang. Ia memaparkan sejumlah fasilitas yang perlu segera diperbaiki guna menjamin kenyamanan dan keamanan para atlet.

Beberapa poin krusial yang disoroti Bupati antara lain Stadion Cangkring yang membutuhkan pembangunan tribun dan standarisasi lampu stadion yang saat ini belum memadai. Pada GOR Cangkring dan GOR Kota, juga perlu perbaikan atap yang bocor serta penambahan fasilitas toilet yang mencukupi.

Agung menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan menghitung secara detail kebutuhan anggaran mulai dari tahun 2026 hingga 2027. Mengingat sumber pendanaan yang terbatas, pihaknya berharap adanya dukungan dari Dana Keistimewaan (Danais).

“Besar harapan kami agar ada tambahan dari Danais untuk persiapan Porda 2027. Selain mengejar prestasi, kita harus memberikan rasa nyaman dan aman bagi atlet. Saya juga berpesan agar sektor rumah makan dan penginapan disiapkan dengan baik agar ekonomi lokal ikut bergerak saat event berlangsung,” tutupnya.

Humas Pemda DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *