Home / Daerah / Bupati Gunungkidul Dorong Penguatan Infrastruktur dan Kemandirian Ekonomi Desa dalam Musrenbang Kapanewon Semin

Bupati Gunungkidul Dorong Penguatan Infrastruktur dan Kemandirian Ekonomi Desa dalam Musrenbang Kapanewon Semin

 

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menghadiri secara langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kapanewon Semin dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027, yang berlangsung di Kantor Kapanewon Semin, Senin, (19/1/2026). Pertemuan yang dihadiri oleh jajaran Lurah, Tokoh Masyarakat, serta perwakilan instansi terkait ini menekankan pada percepatan pembangunan infrastruktur dan pengelolaan potensi ekonomi desa yang lebih profesional.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memenuhi amanat undang-undang terkait alokasi dana infrastruktur sebesar 40% dari total APBD. Khusus untuk wilayah Semin, Bupati memaparkan terdapat sekitar 10 lokasi pemeliharaan maupun rehabilitasi jalan yang menjadi fokus utama.

 

Beberapa proyek strategis yang disebutkan diantaranya Rekonstruksi ruas jalan Simpang 4 dan ruas jalan Kalitekuk, pembangunan ruas jalan Duwet menuju Kemejing, Rehabilitasi jalan Semin-Kalitekuk serta jalan Semin-Pundungsari, dan juga pembangunan ruas jalan Tobong hingga Simpang Tiga Hijau (Kawasan Industri PT Woonel) senilai Rp1,135 miliar yang merupakan hasil kolaborasi dengan DPRD.

“Kami memahami harapan masyarakat terkait jalan kabupaten di masing-masing kelurahan. Meskipun anggaran terbatas karena efisiensi program nasional, kami terus berupaya agar pembangunan infrastruktur dapat terbagi rata sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujar Bupati menanggapi aspirasi para Lurah.

Selain infrastruktur, fokus utama lainnya adalah penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Lumbung Mataram. Bupati mengingatkan agar para Lurah pintar dalam mengelola unit bisnis koperasi agar tidak membebani dana desa.

“Karena Program ini nanti salah satunya akan dikolaborasikan dengan program nasional Dapur Makan Bergizi Gratis.” ujarnya.

Menutup arahannya, Bupati Endah berpesan kepada seluruh pemimpin desa agar tetap teguh pada regulasi dan tidak mudah menyerah pada tekanan, Ia menekankan pentingnya komunikasi langsung dengan masyarakat (turun ke lapangan) untuk mendengar dan mengeksekusi kebutuhan riil di bawah.

“Seorang pemimpin harus kuat hatinya. Jangan memaksakan hal yang melanggar regulasi hanya karena tekanan. Kita harus bekerja dengan gembira dan menyusun usulan berdasarkan prinsip pemerataan serta keadilan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Aspirasi dari 10 Kelurahan

Dalam sesi pemaparan, perwakilan Kelompok Setia Kawan Budaya (PSKB) dan bidang Perekonomian dan Kebudayaan (PPM) menyampaikan total 29 usulan yang kemudian dikerucutkan menjadi 15 prioritas.

Beberapa usulan mendesak meliputi Penyediaan layanan kesehatan rujukan tingkat kabupaten dan pengadaan alat screening anemia remaja, Rehabilitasi gedung PAUD dan Sekolah Dasar (SD) di beberapa kelurahan seperti Rejosari, Sumberjo, dan Kalitekuk.

“Pelatihan digital marketing bagi UMKM, pelatihan manajemen perkoperasian, serta budidaya hortikultura dan Permohonan perbaikan lampu penerangan jalan di sepanjang kantor Kapanewon yang telah padam selama satu bulan.” papar salah satu Perwakilan pemapar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *