Home / Daerah / Bupati Tinjau Langsung Program Rehab RTLH: Pastikan Hunian Layak dan Sehat bagi Warga Kurang Mampu

Bupati Tinjau Langsung Program Rehab RTLH: Pastikan Hunian Layak dan Sehat bagi Warga Kurang Mampu

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di beberapa wilayah. Didampingi oleh tim BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional), jajaran Panewu, Lurah, serta unsur TNI dan Polri, peninjauan ini bertujuan untuk merumuskan skema bantuan perbaikan rumah agar lebih sehat dan layak huni, Kamis, (26/3/2026).

*Misi Kemanusiaan dan Reuni Keluarga di Kelurahan Selang*

Di Kelurahan Selang, rombongan mengunjungi kediaman Sukiran di Randu Kuning 3. Kondisi Pak Sukiran sangat memprihatinkan; beliau tinggal sendirian dengan lantai tanah dan tidur tanpa alas seadanya. Sehari-hari, Sukiran menyambung hidup dengan mencari barang rongsokan.

Bupati berharap, selain memberikan rumah yang layak dengan fasilitas sanitasi, dapur, dan kamar yang memadai, pembangunan ini juga bisa menjadi jalan untuk mempersatukan kembali Sukiran dengan keluarganya.

“Setelah mendengar informasi tadi, diketahuiPak Sukiran telah berpisah dengan istri dan putrinya selama 15 tahun, dan di masa tuanya, dukungan keluarga sangat dibutuhkan agar tidak hidup terlunta-lunta sendirian.” ucap Bupati.

*Perbaikan Struktur Bangunan di Dusun Singkar*

Peninjauan berlanjut ke rumah Parno di Dusun Singkar, Kelurahan Wareng. Parno dan istrinya yang sudah lanjut usia tinggal di rumah dengan kondisi dinding bambu (gedek) yang sudah berlubang serta atap dari bambu yang mulai rapuh. Keseharian mereka bekerja sebagai petani dengan menumpang lahan milik kehutanan.

Skema bantuan dari BAZNAS akan difokuskan pada rehabilitasi rumah inti (ruang tamu dan kamar) dengan mengganti dinding menjadi tembok yang lebih kokoh dan menambah jendela untuk sirkulasi udara. Sementara itu, bangunan bagian belakang yang digunakan untuk menyimpan hasil panen dan ternak akan tetap dipertahankan sesuai kebutuhan mereka.

*Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan Keluarga di Pulutan*

Kunjungan terakhir dilakukan di kediaman Monika Dewi Sartika di Kelurahan Pulutan. Ibu Monika merupakan seorang janda yang menghidupi empat orang putranya dengan bekerja sebagai asisten rumah tangga. Kondisi rumah saat ini dinilai kurang mendukung kesehatan karena sirkulasi udara yang buruk.

“Pemerintah bersama BAZNAS akan segera merancang desain rumah yang memiliki kamar-kamar representatif agar anak-anak Ibu Monika dapat belajar dengan lebih baik demi masa depan mereka.” kata Bupati.

Bupati menekankan bahwa kunci sukses adalah anak-anak yang rajin dan pintar. Selain bantuan fisik, koordinasi mengenai status tanah juga akan dilakukan dengan pihak keluarga agar proses pembangunan dapat berjalan cepat.

Di sela-sela peninjauan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para ASN dan perangkat daerah yang telah aktif membayar zakat melalui BAZNAS. Ia juga mengajak pihak lain yang mampu untuk turut tergerak hatinya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi tersebut.

“Jika kita membantu membangunkan rumah sendiri mungkin tidak mampu, namun dengan dana yang dihimpun di BAZNAS, kita dapat secara gotong royong mewujudkan rumah layak huni bagi saudara-saudara kita yang belum beruntung,” pungkasnya.

Bupati juga mendoakan agar para penerima bantuan senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mendidik anak-anak mereka agar berguna bagi nusa, bangsa, dan agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *