Kisah inspiratif kali ini berasal dari Chaim Fetter, Chaim Fetter bule asal Belanda yang mendedikasikan hidup serta hartanya untuk mengurus anak-anak Indonesia yang kurang mampu, khususnya di Lombok. Ini bermula ketika Chaim sedang berlibur di Lombok tahun 2004 silan. Hatinya menjadi terketuk usai melihat kondisi anak-anak di sana…
Seorang bule asal Belanda ini bernama Chaim Fetter. Di tahun 2004 ia ‘dipalak’ oleh anak-anak jalanan saat sedang berlibur di Pulau Lombok, NTB.
Namun alih-alih memberi uang, Chaim justru bertanya apakah anak-anak itu mau bersekolah. Tak disangka, semua kompak menjawab mau.
Chaim lalu membawa anak-anak itu ke sekolah terdekat, dan betapa terkejutnya ia mendengar biayanya. Di negara asalnya, anak-anak bisa bersekolah gratis hingga perguruan tinggi. Bahkan orangtua akan dipenjara jika menelantarkan anak.
Melihat anak-anak yang sudah terlanjur bersemangat, Chaim menjadi sedih dan tersentuh. la putuskan pulang ke Belanda untuk menjual perusahaannya.
Setahun kemudian Chaim kembali ke Lombok dan mendirikan sebuah yayasan yang menampung lebih dari 200 anak jalanan dan menyekolahkan mereka
Berbekal uang hasil jual perusahaannya di Belanda, Chaim lantas mendirikan suatu yayasan yang diberi nama Yayasan Peduli Anak (@pedulianak). Yayasan itu berdiri di atas tanah 1,5 hektar yang berfungsi sebagai penampungan serta sekolah untuk anak-anak jalanan. Juga ada fasilitas kesehatan yang diberikan.





