Jakarta,REDAKSI17.COM – Ketua Harian DPP Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat tali persaudaraan serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari akun Instagram resminya, Sabtu (21/3/2026), Dasco juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Mewakili keluarga besar Partai Gerindra dan DPR, saya mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah bagi seluruh rakyat Indonesia yang merayakannya,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjadikan momen Lebaran sebagai sarana mempererat hubungan sosial sekaligus menjadi pribadi yang lebih baik ke depan.
“Semoga Allah Swt. menerima seluruh amal ibadah kita. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum,” tulisnya, disertai ucapan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.
Pada Idul Fitri tahun ini, Dasco memutuskan tidak menggelar open house di kediamannya. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk dukungan terhadap himbauan pemerintah terkait kesederhanaan dalam perayaan Lebaran.
Menurutnya, langkah ini merupakan respons atas Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang mengimbau pejabat negara agar tidak menggelar acara secara berlebihan.
Imbauan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta para pejabat memberikan teladan kesederhanaan kepada masyarakat.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya perayaan yang tidak berlebihan, terutama di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak bencana dan tekanan ekonomi.
“Kita harus memberi contoh, yaitu open house atau acara serupa jangan terlalu mewah-mewahan,” ucap Presiden.
Meski demikian, pemerintah tetap mendorong agar perayaan Idulfitri berlangsung hangat dan mampu menggerakkan roda ekonomi, namun tetap berlandaskan prinsip kesederhanaan.
Keputusan Dasco ini dinilai menjadi contoh bagi pejabat publik lainnya dalam menerapkan nilai kesederhanaan dan empati sosial pada momen Lebaran. Sejumlah pejabat lain juga dikabarkan mengikuti langkah serupa sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat.
Dengan semangat tersebut, Idul Fitri diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat.




