Home / Nasional dan Internasional / Dikritik Asing, Prabowo Ungkap Alasan TNI-Polri Urus Pangan

Dikritik Asing, Prabowo Ungkap Alasan TNI-Polri Urus Pangan

 

Jakarta,REDAKSI17.COM – Prabowo Subianto menjelaskan alasan pelibatan TNI dan Polri dalam program prioritas pemerintah untuk mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Penjelasan itu disampaikan Prabowo menanggapi kritik sejumlah pengamat dan media asing yang mempertanyakan peran aparat keamanan dalam peningkatan produksi pangan. Menurutnya, keterlibatan TNI dan Polri justru sejalan dengan peran mereka sebagai bagian dari rakyat.

“Ada kritik di media asing, Presiden Prabowo menggunakan tentara dan polisi untuk meningkatkan produksi pangan. Ya memang ini tentara rakyat, ini polisi rakyat,” ujarnya di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Prabowo menegaskan, TNI dan Polri berasal dari rakyat dan bertugas melindungi keselamatan rakyat. Terkait hal itu, persoalan kekurangan pangan juga menjadi tanggung jawab bersama. “Penderitaan rakyat adalah penderitaan tentara, penderitaan rakyat adalah penderitaan polisi. Anggotanya adalah anak-anak rakyat,” katanya.

Prabowo menilai, keamanan sejati tidak hanya soal ketertiban dan stabilitas fisik, tetapi juga jaminan kesejahteraan. Menurutnya, keamanan pertama yang dibutuhkan keluarga adalah aman dari kelaparan.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memuji langkah Polri yang membangun 18 gudang ketahanan pangan serta membentuk 1.179 SPPG untuk mengelola dapur makan bergizi gratis (MBG) di berbagai daerah.

Prabowo menyebut inisiatif tersebut menunjukkan Polri memahami esensi tugasnya, yakni menjaga keselamatan bangsa secara menyeluruh, termasuk memastikan rakyat tidak mengalami krisis pangan.

Keterlibatan TNI dan Polri dalam program ketahanan pangan, lanjutnya, merupakan langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan pangan Indonesia di tengah tantangan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *