Home / Nasional / Dirkamsel Korlantas Polri Matangkan Persiapan Operasi Ketupat 2026 dari Hulu

Dirkamsel Korlantas Polri Matangkan Persiapan Operasi Ketupat 2026 dari Hulu

Main Image

Jakarta,REDAKSI17.COM – Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol Prianto mematangkan persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 melalui rapat koordinasi bersama jajaran Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) Polda se-Indonesia secara daring, Kamis (15/1/2026).

Dalam arahannya, Brigjen Pol Prianto menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan terukur sejak dini, khususnya melalui langkah-langkah di hulu. Ia meminta seluruh jajaran segera melakukan survei lapangan guna memastikan kesiapan jalur mudik dan balik Lebaran.

“Perencanaan harus disiapkan dengan baik. Lakukan survei untuk memastikan jalur yang perlu diperbaiki, jalur yang layak digunakan, serta skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan. Termasuk penempatan pos pemeriksaan, pos pelayanan, dan pos pengamanan,” kata Brigjen Pol Prianto.

Brigjen Pol Prianto menegaskan bahwa pendekatan dari hulu membutuhkan waktu panjang karena berkaitan dengan perubahan perilaku dan budaya berlalu lintas masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian.

“Kita bekerja di hulu. Proses ini tidak mudah karena menyangkut perubahan perilaku. Maka laksanakan tugas ini dengan sungguh-sungguh, tidak sekadar menjalankan rencana kegiatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasudit Dikmas Korlantas Polri Kombes Pol Hotman Sirait menyampaikan bahwa dari aspek keamanan dan keselamatan lalu lintas, kepolisian akan mengawali langkah melalui edukasi dan pemetaan wilayah rawan kecelakaan.

“Dari sisi kamsel, kami memulai dari edukasi kepada masyarakat serta melakukan mapping daerah-daerah yang rawan kecelakaan,” jelas Kombes Pol Hotman.

Ia juga menekankan peran penting pengusaha angkutan dalam mendukung keselamatan lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026. Menurutnya, kesiapan kendaraan dan pengemudi menjadi faktor krusial dalam menekan angka kecelakaan.

“Pengusaha angkutan harus memastikan armada dalam kondisi prima dan terawat. Pengemudi yang ditugaskan juga harus benar-benar siap, tidak asal tunjuk,” tegasnya.

Terakhir, ia menambahkan keberhasilan pengamanan Operasi Ketupat 2025 akan menjadi acuan, namun dengan peningkatan strategi yang dilakukan lebih awal dari hulu.

“Keberhasilan tahun lalu menjadi referensi. Namun, tahun ini langkah-langkah harus dilakukan lebih awal agar seluruh persiapan terkoordinasi dengan baik dan pelaksanaan berjalan tertib,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *