Bek Barcelona Eric Garcia saat berlaga melawan Atletico Madrid. Foto: Anadolu via Getty Images/Anadolu
Madrid,REDAKSI17.COM – Bek Barcelona Eric Garcia mendapat kartu merah saat kalah 0-4 dari Atletico Madrid di leg pertama semifinal Copa del Rey. Ia menilai wasit Juan Martinez tegas pada timnya namun lembek dalam menyikapi aksi keras dari lawan.
Duel di Stadion Metropolitano, Madrid, pada Jumat (13/2/2026) dini hari WIB itu menjadi hari sial bagi Garcia. Ia mencetak own goal di menit ke-7 akibat backpass yang ia lepaskan gagal diterima dengan baik oleh kiper Joan Garcia.
Blunder itu menjadi pembuka pesta gol Atletico. Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez kemudian bergantian membobol Barcelona di babak pertama.
Pada babak kedua, Garcia mendapat kartu merah pada menit ke-85 usai menjatuhkan Alex Baena. Ia menjadi bek terakhir, sehingga Martinez memilih mengusirnya usai mengecek tayangan ulang.
Usai laga, Garcia mengungkapkan ketidakpuasan akan kepemimpinan Martinez. Ia menyebut pemain Atletico juga melakukan pelanggaran keras, tapi tak diusir.
“Apakah kalian melihat tekel Giuliano (Simeone)? Dan apakah kamu berpikir itu layak kartu merah?” ujar Garcia usai laga, dikutip Marca. Ia merujuk ke pelanggaran Simeone terhadap Alejandro Balde di awal babak kedua yang hanya diganjar kartu kuning.
“Keputusan-keputusan semacam ini selalu merugikan kami belakangan ini. Saya cukup sial karena terpeleset dan menabraknya (Baena). Kami tahu ini akan sulit dan mereka tidak akan mempermudah kami. (Namun) bermain di kandang sendiri di depan para penggemar kami, kami bisa menang,” tegas Garcia.
Barcelona harus menang lima gol di leg kedua di Camp Nou pada 4 Maret mendatang agar bisa lolos ke final. Hanya itu satu-satunya cara untuk bisa memenuhi misi mempertahankan gelar Copa del Rey.





