Timnas Bulgaria jadi lawan Indonesia di FIFA Series 2026. (Foto: AFP/NIKOLAY DOYCHINOV)
Jakarta,REDAKSI17.COM – Bulgaria jadi salah satu lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. RI dalam sejarahnya belum pernah menang saat menghadapi tim berjuluk The Lions itu.
Indonesia jadi salah satu tuan rumah FIFA Series 2026. Laga persahabatan berformat turnamen mini ini digelar di Jakarta pada jeda internasional Maret dan April.
Ada 4 tim yang mengikuti FIFA Series 2026 di Indonesia. Garuda selaku tuan rumah bertemu tim-tim dari konfederasi berbeda, yakni Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF).
Bulgaria jadi tim dengan ranking FIFA tertinggi di antara yang lainnya. The Lions menempati posisi ke-87 dunia, unggul jauh atas Indonesia (122), Kepulauan Solomon (152), dan St. Kitts and Nevis (154).
Dalam sejarahnya Timnas Indonesia pernah bertemu Bulgaria dalam 2 kali duel. Laman 11v11 mencatat pertemuan kedua tim tahun 1959 berakhir imbang tanpa gol, sementara pada laga uji coba 1973 dimenangkan Bulgaria dengan skor telak 4-0.
Surat kabar Belanda Twentsche Courant terbitan 24 Januari 1959 melaporkan tur Timnas Bulgaria ke Indonesia dengan headline “Politie bewaakte hotel Bulgaarse voetballers in gevecht in Indonesia” (terjemahan: Polisi Menjaga Hotel, Pemain-pemain Bulgaria Ribut di Indonesia). Bulgaria memainkan 6 laga ‘persahabatan’ melawan klub-klub Tanah Air dan puncaknya menghadapi Timnas Indonesia di Jakarta pada 21 Januari.
4 Pertandingan awal berjalan lancar, tapi 2 terakhir berakhir huru-hara. Dalam laga kelima terjadi keributan antar pemain, hingga menyebabkan kapten Bulgaria Spiro Debarski dan seorang pemain asal Indonesia yang tak disebutkan namanya tidak sadarkan diri.
Laga pamungkas Bulgaria menghadapi Timnas Indonesia di Stadion Ikada berjalan keras. Kiper Bulgaria Nikola Parchanov ditarik keluar dengan cedera tangan, sementara beberapa pemain Indonesia berdarah di bagian hidung.
Headline berita Twentsche Courant terbitan 24 Januari 1959 yang menuliskan keributan dalam pertandingan Timnas Indonesia kontra Bulgaria. (Foto: dok Twentsche Courant via Delpher.nl)
Keributan disinyalir akibat kepemimpinan wasit yang buruk, serta sikap penonton yang mencemooh skuad Bulgaria sepanjang pertandingan. Personel polisi tambahan dikerahkan dalam 2 laga terakhir, serta di hotel tempat tim Bulgaria menginap.
Pemberitaan serupa juga ditulis media Belanda lainnya Het Binnenhof terbitan 24 Januari 2959. Berbeda dengan Twentsche Courant, Het Binnenhof menuliskan headline menyindir keributan pertandingan Indonesia dengan Bulgaria sebagai ‘Prettig Voetbal in Indonesie’ (Sepakbola yang Menyenangkan di Indonesia).





