Umbulharjo,REDAKSI17.COM-Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyambut baik penyelenggaraan Forum Pagi Al Mahabbah Pengusaha Muslim Yogyakarta yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan jejaring bagi para pelaku usaha Muslim di Kota Yogyakarta.
Hasto menegaskan bahwa forum seperti ini memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem usaha yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga kokoh dari sisi moral dan etika.
Menurutnya, tantangan dunia usaha saat ini semakin kompleks, sehingga dibutuhkan pelaku usaha yang tidak hanya cerdas dalam mengelola bisnis, tetapi juga memiliki kebijaksanaan dalam setiap pengambilan keputusan.
“Forum ini diharapkan menjadi energi positif bagi penguatan ekosistem usaha. Kita ingin pelaku usaha di Yogyakarta tidak hanya tangguh secara ekonomi, tetapi juga memiliki fondasi moral yang kuat,” ujar Hasto.
Ia menambahkan, nilai-nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sosial menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan usaha di tengah persaingan global. Oleh karena itu, forum yang menghadirkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman ini dinilai sangat relevan untuk menjawab tantangan zaman.
Lebih lanjut, Hasto juga mengajak seluruh pengusaha Muslim di Yogyakarta untuk terus memperkuat jejaring usaha. Kolaborasi antar pelaku usaha dinilai mampu membuka peluang baru, meningkatkan daya saing, serta memperluas akses pasar.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk dan layanan agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional bahkan global.
Menurutnya, di era digital seperti saat ini, kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi faktor penentu keberhasilan usaha.
“Di era digital, inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Pengusaha harus mampu mengikuti perkembangan teknologi agar tetap relevan dan kompetitif,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, para peserta juga mendapatkan siraman motivasi dari Ustad Farid yang menyampaikan materi tentang bagaimana menjadi pengusaha Muslim yang hidup bahagia, kaya, dan berkelapangan.
Ia menekankan bahwa kesuksesan dalam berwirausaha tidak hanya diukur dari aspek materi, tetapi juga dari keberkahan dan ketenangan hidup.
Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya kejujuran dalam menjalankan usaha.
Menurutnya, kejujuran merupakan fondasi utama yang akan membawa keberkahan sekaligus kepercayaan dari pelanggan dan mitra bisnis.
“Menjadi pengusaha harus jujur. Kejujuran adalah kunci keberhasilan yang tidak hanya mendatangkan keuntungan, tetapi juga kebahagiaan dan keberkahan,” ungkapnya.


