Home / Daerah / Gunungkidul Siaga Mudik 2026, Bupati bersama Forkopimda Pantau Pospam, 82 Ribu Kendaraan Mulai Padati Jalur Utama

Gunungkidul Siaga Mudik 2026, Bupati bersama Forkopimda Pantau Pospam, 82 Ribu Kendaraan Mulai Padati Jalur Utama

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Bupati Gunungkidul bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dinas Perhubungan, dan para relawan melakukan peninjauan intensif ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) utama guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Peninjauan ini dilakukan di dua titik krusial, yakni Pospam Utama Siyono dan Pospam Hargodumilah, Patuk, Senin, (16/3/2026).

Dalam pantauan tersebut, Bupati mengonfirmasi bahwa seluruh personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, PMI, tenaga medis rumah sakit, BUMD, Pramuka, Senkom, hingga RAPI telah bersiaga penuh dengan kelengkapan yang memadai.

“Berdasarkan data yang dipaparkan dari setiap pos, tercatat pergerakan pemudik yang signifikan dalam tiga hari terakhir dengan total mencapai 82.000 kendaraan, baik sepeda motor, mobil pribadi, maupun bus.” kata Bupati Endah.

Volume kendaraan tertinggi tercatat pada hari Jumat, sementara hari Sabtu dan Minggu juga menunjukkan tren peningkatan yang tinggi, dimana arus ini dipantau secara langsung oleh Dinas Perhubungan melalui CCTV, terutama untuk kendaraan yang melintasi jalur Wonosari-Patuk.

“Pusat arus mudik diprediksi akan terjadi pada tanggal 18-19 April. Kami bersama Forkopimda memastikan kesiapan personel untuk membantu kelancaran arus, mengingat titik ini (Hargo Dumilah) adalah titik paling rawan dengan kondisi jalan menanjak dan menikung,” ujar Bupati Gunungkidul.

Untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan, pemerintah telah mengeluarkan instruksi menteri dan Surat Edaran Bupati yang melarang kendaraan bertonase berat melintas selama 13 hari, kecuali bagi kendaraan pengangkut logistik Lebaran dan sembako.

*Kesiapan Pospam Hargo Dumilah: Fasilitas Rest Area hingga Tim Ganjal*
Kepala Pos Pengamanan (Kapos Pam) Hargodumilah, Patuk, AKP Paryadi, menjelaskan bahwa pos ini akan berdiri selama 13 hari, terhitung sejak tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Hingga hari keempat operasional, peningkatan arus yang didominasi kendaraan roda dua mulai terlihat jelas.

“Pospam Hargodumilah menyediakan berbagai fasilitas pelayanan bagi pemudik, diantaranya Layanan Kesehatan dan Ambulans juga tersedia untuk penanganan medis darurat. Tempat Istirahat yang Nyaman, dengan dilengkapi dengan minuman hangat gratis bagi pemudik yang tidak berpuasa guna mengurangi kelelahan.” papar AKP Paryadi.

Ia juga menyampaikan, di pos Hargodumilah juga siap membantu layanan bengkel, bekerja sama dengan bengkel lokal untuk menjemput kendaraan yang mengalami kendala teknis atau mogok.

“Terkait kerawanan jalur tanjakan, pihak kepolisian telah menyiapkan Tim Ganjal dan Tim Urai untuk membantu kendaraan yang tidak kuat menanjak.” tambahnya.

Selain itu, disiapkan tim relawan yang sigap menaburkan serbuk gergaji jika terjadi tumpahan oli atau BBM guna mencegah kecelakaan.

“Sejauh ini, laporan yang masuk didominasi oleh kendaraan yang mengalami overheat serta beberapa kecelakaan ringan seperti terpeleset.” pungkasnya.

Rekayasa Lalu Lintas di Pospam Siyono
Sementara itu, di Pospam Siyono, Kapos Pam IPDA Sugianto menyatakan bahwa fokus utama mereka adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menuju Wonosari maupun yang melintas. Jika terjadi penumpukan kendaraan di wilayah Siyono, pihak kepolisian akan segera melakukan rekayasa lalu lintas.

“Apabila terjadi penumpukan, arus akan kami alihkan ke jalur Lingkar Utara maupun Lingkar Selatan. Wilayah kota akan ditutup sementara dan dialihkan agar arus menuju arah semen atau keluar Wonosari tetap lancar tanpa mengganggu pusat kota,” jelas IPDA Sugianto. Pihaknya memprediksi kepadatan di titik ini akan mencapai puncaknya pada H-2 Lebaran.

Pariwisata dan Isu Sampah
Selain fokus pada arus mudik, Bupati juga menyoroti pergerakan wisatawan yang mulai terpantau di pos retribusi. Meskipun kunjungan wisata selama bulan puasa cenderung stabil, persiapan matang telah dilakukan bersama Kapolres untuk menghadapi libur Lebaran.

Bupati memberikan pesan khusus kepada para pemudik dan wisatawan agar selalu menjaga ketertiban lalu lintas dan kebersihan lingkungan. “Kami mengimbau pengunjung untuk tidak meninggalkan sampah, karena masalah sampah telah menjadi isu nasional yang dapat memicu bencana,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *