Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama jajaran Forkopimda dan lintas sektor menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Lilin Progo pada Rabu, (10/12/2025), di Ruang Rapat Handayani Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul. Rakor ini diselenggarakan dalam rangka mematangkan kesiapan pengamanan Perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Acara yang dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul dan dihadiri oleh Kapolres, Ketua DPRD, BIN, Kepala Perangkat Daerah, dan Pimpinan Gereja Kristen dan Katolik ini bertujuan untuk memastikan kesiapan semua pihak dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI, POLRI, Perangkat Daerah, relawan, dan komponen masyarakat atas sinergi yang terus menerus menciptakan kondisi aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Gunungkidul. Bupati menekankan bahwa pengalaman pengamanan tahun-tahun sebelumnya harus menjadi pedoman agar operasi tahun ini dilaksanakan lebih siap, sigap, dan efektif.
Bupati Endah menegaskan bahwa sinergi lintas sektor adalah kekuatan utama dalam menghadapi momentum Nataru. Ia juga menekankan dimensi kemanusiaan dalam operasi ini, “Operasi pengamanan bukan hanya soal teknis tetapi juga soal kemanusiaan,” kata Bupati.
Berdasarkan amanat Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, beberapa fokus utama pengamanan Nataru 2025/2026 meliputi penguatan koordinasi dan deteksi kerawanan, kelancaran arus lalu lintas dan distribusi logistik, pengendalian inflasi daerah, serta kesiapan infrastruktur pendukung. Selain itu, penting untuk memastikan kesiapsiagaan bencana, terutama pemantauan hidrometeorologi, penguatan TRC multisektor, dan kesiapan jalur evakuasi.
“Kita memastikan umat Kristiani dapat beribadah dengan aman dan nyaman serta masyarakat dapat menikmati libur akhir tahun dengan tertib dan selamat”.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gunungkidul, AKBP Miharni Hanapi, dalam arahannya menyampaikan bahwa jajaran Polres akan melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Lilin Progo 2025”.
“Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, dimulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, didukung oleh Pemerintah Daerah, TNI, dan Organisasi Masyarakat (Ormas). Total 254 personel Polres dan Polsek jajaran disiagakan untuk operasi ini.” paparnya.
Kapolres AKBP Miharni Hanapi menyatakan bahwa tujuan utama Rakor ini adalah memastikan kesiapan bersama dalam pengamanan perayaan, “Pelaksanaan Rakor ini bertujuan untuk memastikan bahwa kita semua siap dalam menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat pada saat Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” tegas Kapolres.
Kapolres juga menyoroti perlunya mengantisipasi potensi kerawanan lalu lintas serta bencana alam, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi, yang berpotensi menyebabkan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Selain itu Ia juga memaparkan penempatan personel difokuskan pada 5 Pos Pengamanan (Pospam) diantaranya Pospam Hargodumilah, Bundaran Siyono, Pantai Pulang Sawal, Pantai Baron, dan Rest Area Girisubo.
Kemudian ada 5 Gereja Besar Termasuk Gereja Santo Petrus Kanisius Wonosari, GKJ Wonosari, Gereja Santo Yusuf Playen, Gereja Santo Petrus Paulus Karangmojo, dan GKJ Karangmojo serta disiapkan 25 Pos Kamseltibcar Lantas dan penempatan personel di lokasi wisata.
“Posko Nataru bersama Forkopimda direncanakan akan mulai beroperasi sejak tanggal 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, berfungsi untuk mengoordinasikan pemantauan dan penanganan keadaan secara real-time.” ujar Kapolres.
Sebagai bentuk komitmen dari Pemkab, tahun ini disiapkan dukungan berupa 5 pos pengamanan dan 19 pos pantau di titik-titik strategis, bekerja sama dengan Polres Gunungkidul dan seluruh unsur terkait dan rakor juga diikuti dari berbagai element seperti Dishub, Damkar, SAR, dan Relawan.


