PEMATANGSIANTAR,REDAKSI17.COM – Keluhan terkait tingginya harga pupuk bersubsidi di tingkat petani mengemuka dalam kegiatan reses yang digelar di Jalan Patimura, Kelurahan Mekar Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Senin (9/3/2026). Persoalan distribusi pupuk yang dinilai tidak sesuai ketentuan menjadi perhatian warga yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Sejumlah petani menyampaikan bahwa harga pupuk bersubsidi yang mereka peroleh di lapangan kerap melebihi harga yang telah ditetapkan pemerintah. Kondisi ini dinilai memberatkan petani yang bergantung pada pupuk subsidi untuk menjaga produktivitas pertanian.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Pematangsiantar dari Partai Perindo, Alex Hendrik Damanik mengingatkan para distributor agar tidak memainkan harga pupuk bersubsidi yang seharusnya dapat diakses petani dengan harga yang telah ditentukan.
“Saya akan berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Jika memang ditemukan adanya spekulasi harga dari distributor, kami akan meminta pihak kepolisian menindak tegas sesuai ketentuan dan hukum yang berlaku,” ujar politisi Partai Perindo tersebut.
Alex yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi III DPRD Pematangsiantar menegaskan akan menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan berkoordinasi bersama instansi terkait agar persoalan distribusi pupuk bersubsidi dapat segera ditangani.
Ia berharap keluhan para petani di Kota Pematangsiantar dapat segera mendapat perhatian sehingga distribusi pupuk bersubsidi dapat berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Alex juga meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk segera merespons keluhan tersebut dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke distributor pupuk.
“Dinas terkait saya harapkan segera turun ke lapangan melakukan sidak. Jika ditemukan adanya pelanggaran yang menyebabkan harga pupuk dijual di atas harga yang telah ditentukan kepada petani, kami akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindak distributor yang melanggar,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Yuni Damanik, mengapresiasi kepedulian Alex Hendrik Damanik yang dinilai aktif menyerap aspirasi masyarakat, khususnya terkait persoalan yang dihadapi petani.
“Saya sebagai warga Kota Pematangsiantar berterima kasih kepada Pak Alex Damanik yang rajin menemui masyarakat untuk menampung aspirasi, baik saat reses maupun di luar masa reses,” ujarnya.




