UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan membuka festival paduan suara tingkat internasional bertajuk Yogyakarta International Choral Festival (YICF) yang digelar di Taman Budaya Embung Giwangan pada 9-12 Februari 2026. Pemerintah Kota Yogyakarta mengapresiasi dan bangga atas  penyelenggaraan perdana YICF di Kota Yogyakarta. Kegiatan YICF itu menjadi bukti Taman Budaya Embung Giwangan Yogyakarta layak digunakan untuk ajang berskala internasional.
Pembukaan YICF perdana dimeriahkan oleh paduan suara Vocalista Harmonic Choir Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan kelompok paduan suara  Gita Maizan Choir serta solo vocal. Gita Maizan Choir adalah kelompok paduan suara anak dari Yogyakarta yang meraih Choir Performance Grand Prix Winner of Singapore International Choral Festival 2025. Para penampil, tidak hanya membawakan lagu daerah tapi juga lagu populer seperti Terima Kasih Sudah Bertahan milik Ghea Indrawari dan Season of Love milik Jonathan Larson.

Penampilan dari kelompok paduan suara Gita Maizan Choir saat pembukaan YICF di Taman Budaya Embung Giwangan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan merasa bangga dengan kegiatan YICF yang diadakan oleh Bandung Choral Society. Terutama lokasi penyelenggaraan perdana festival paduan suara berskala internasional YICF di Kota Yogyakarta. Wawan mengucapkan selamat datang di Kota Yogyakarta kepada para peserta YICF dari berbagai daerah dan negara tetangga.
“Pertama dan utama, kami dari Pemerintah Kota Yogyakarta merasa bangga Yogyakarta dipilih untuk mengadakan acara festival ini. Yang pesertanya luar biasa,” kata Wawan saat pembukaan YICF di Grha Budaya Taman Budaya Embung Giwangan, Senin (9/2/2026) malam.

Pemukulan gong menandai pembukaan YICF.

Menurutnya paduan suara tidak hanya mengandalkan nada, tapi bagaimana strategi memilih lagu, gaya, dan semua teknik yang tidak mudah. Perlu suatu teknik-teknik yang sangat luar biasa untuk menampilkan paduan suara terbaik. Wawan juga mengapresiasi dengan penampilan beberapa paduan suara dan vokal saat pembukaan YICF.
“Penampilan luar biasa. Yogyakarta sebagai kota pendidikan, kota budaya, kota wisata mengharapkan acara-acara berkualitas seperti ini. Acara ini bisa secara rutin diadakan di Kota Yogyakarta.  Tempat ini, juga sangat layak untuk dipakai festival ini,” terangnya.

Pihaknya berharap melalui YICF akan muncul juara-juara baru yang sangat luar biasa. Wawan sangat apresiasi panitia yang mengundang para juri dari luar negeri, supaya acara festival paduan suara skala internasional untuk prinsip keadilan sehingga menghasilkan  juara-juara berkualitas tinggi. Wawan mengajak para peserta YICF dari berbagai daerah mengunjungi tempat-tempat wisata di Kota Yogyakarta, dan bisa belajar mengenai budaya Yogyakarta.
Sementara itu Direktur YICF Indra Kurniawan Salama menjelaskan YICF diikuti sekitar 50 -60 tim. Para peserta antar lain dari Jawa Tengah, Papua, DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Jawa Barat,  Filipina dan DIY. Yogyakarta dipilih sebagai lokasi pertama YICF karena dinilai istimewa dan paduan suara cukup berkembang.

“Karena Yogya itu istimewa. Dan banyak paduan suara dan sedang berkembang sekarang, Jadi kami ingin membawa panggung internasional itu langsung ke Yogyakarta. Semoga minat paduan suara di Yogya lebih meningkat, lebih banyak lagi orang yang ingin ikut paduan suara,” jelas Indra.
Dalam YICF ada beberapa kategori  paduan suara yang dilombakan antara lain tingkat SD, SMP, SMA, Solo Singing Competition dan Choir Competition. Indra menilai para peserta memiliki kemampuan  yang bagus dan bersaing.